Halitu digambarkan melalui tokoh Dayang Sumbi dalam cerita rakyat Sangkuriang. Sementara itu di film, perempuan Sunda digambarkan melalui tokoh Nyi Iteung dalam film-film Si Kabayan. Nyi Iteung digambarkan sebagai perempuan yang memiliki kecantikan lokal dengan karakter polos dan sederhana. Karena cerita rakyat yang menjadi akar budaya Indonesia mungkin sudah jarang diminati anak-anak zaman sekarang," ujar dia, dalam keterangan tertulis, Senin, 8 Juni 2020. Karakter Nyi Roro Kidul, skin Kabayan dan Nyi Iteung bisa didapatkan secara gratis oleh pengguna dengan melakukan pra-registrasi dan pendaftaran melalui fantasytown.co.id. NovelBahasa Sunda Si Kabayan / Cerita Rakyat Sunda Si Kabayan dan Nyi Iteung Cantik Yang : Full drama sunda si kabayan jadi dukun sanggar seni sukmasarakan & mgmp bahasa sunda purwakarta 2019. . Beli novel bahasa sunda online berkualitas dengan harga murah terbaru 2021 di tokopedia! 12 komentar pada dongeng sunda: Mengenal resensi dalam Salahsatunya cerita tentang Kabayan yang menjadi legenda kita dan itulah yang menjadi garapan kita Aria Production bersama kawan-kawan," ujar Yayat. Dia melihat tokohKabayan merupakan ikon dari Jawa Barat namun sangat disayangkan karena masih ada masyarakat yang menilai Kabayan sebagai sosok yang bodoh, kampungan, malas dan lugu. NyiIteung Eddy D. Iskandar Olga dan Sepatu Roda: Wina Achiel Nasrun Supporting role 1992 Nuansa Gadis Suci: Irma Abnar Romli Lead role Si Kabayan Saba Metropolitan: Nyi Iteung Eddy D. Iskandar 1993 Kembali Lagi: Yohana Sandy Suwardi Hassan TV series. Year Title Role Network Notes 1987 Drama Seri Pondokan: TVRI: 1988 MIBAYU ANGGOROFilm Kabayan Milenial yang diproduksi Pemerintah Provinsi Jawa Barat. minat warga untuk bertani. Selain melalui program petani milenial, bekerja sama dengan rumah produksi lokal. pembuatan film televisi bertemakan pertanian. Sinematografi yang. menjadi petani. "Kami sekarang sedang membuat ftv berjudul Kabayan Petani Milenial. DeKabayan atau D'kabayan adalah kelompok lawak (grup lawak) yang eksis tahun 80/90-an. Grup lawak D Kabayan ini bermula dari kumpulan pembawa acara radio di salah satu radio di Bandung (nama radionya gw lupa) dan akhirnya membentuk grup lawak De Kabayan yang namanya diambil dari Kabayan.. Lawakannya sendiri lucu dan khas menurut gw. Walau (tentu saja) banyak terpengaruh adat Sunda, cukup NamanyaNyi Iteung, seorang gadis desa yang kampungan, berbaju tradisional Sunda, lembut dan cantik membuat penonton tampak terpesona kepadanya. Bahkan saya juga jatuh hati tuh ke Nyi Iteung. Kalau dibilang jatuh cinta mungkin kurang pantas karena dulu masih sekolah dasar. He..he.. Karakter Si Kabayan tidak terfokus pada satu cerita. Kreator bisa bebas berkreasi dengan apa yang dipikirkannya. Untuk naskah kami membuat sendiri, untuk mempermudah," ungkap dia. Si Kabayan dalam pementasan ini diceritakan berusaha memberikan kado terindah untuk mempersunting kekasih hatinya, Nyi Iteung. Inikerjasama dengan Diskominfo Jabar untuk menarik minat warga agar mau menjadi petani," katanya di Bandung, Jumat (8/10). Menurutnya, film yang disutradarai Rolly Januar ini akan mengangkat cerita tentang keberhasilan Kabayan menjadi petani. "Ini juga bertujuan menyukseskan program Petani Milenial yang sudah diluncurkan Kang Emil. Denganaktingnya yang hebat, Didi petet berhasil membuat karakter Kabayan menjadi begitu nyata. Di film ini almarhumah Nike Ardilla berperan sebagai Nyi Iteung, pacar yang kemudian jadi istrinya Kabayan. Film ini sukses dan menghasilkan beberapa sequel yang tambah lama ceritanya tambah gak masuk akal. 6. Naga Bonar Lantaranngomong satarabasna mah bisi Nyi Iteung ngambek jeung teu ngidinan, nya nulis sajak. Unina: Iteung, beubeulahan hate. Semoga dengan cerita diatas tentang Cerita kabayan lucu dalam bahasa sunda Kocak Bikin ketawa dapat menghibur maupun menginspirasi anda agar lebih rileks dan giat dalam menghadapi semua masalah KarakterNyi Roro Kidul, skin Kabayan dan Nyi Iteung bisa didapatkan secara gratis oleh pengguna dengan melakukan pra-registrasi dan pendaftaran melalui fantasytown.co.id. Fantasy Town adalah game online bergenre farming simulator yang mengajak pemainnya bercocok tanam, membangun kota impian, hingga berpetualang menjelajahi tempat-tempat baru KarakterRoro Kidul, skin Kabayan, dan Nyi Iteung bisa didapatkan secara gratis oleh pengguna dengan melalukan pra-register dan pendaftaran melalui fantasytown.co.id. Seluruh pemain yang telah mendaftar dalam masa pra-registrasi, akan menerima sejumlah hadiah in-game berdasarkan total pemain yang ikut melakukan pra-registrasi. Akhircerita, setelah disayangi sepenuh hati oleh mertuanya, Si Kabayan akhirnya sadar dengan sikap malas dan tipu dayanya. Namun Kabayan berusaha meyakinkan Nyi Iteung bahwa ia ingin mendoakan mertuanya agar panjang umur, murah rezeki, dan jauh dari marabahaya. Nyi Iteung akhirnya memberi tahu nama asli mertuanya yaitu, Ki Nolednad. Cll47o. - Tahu dong sama si Kabayan? Tokoh yang satu ini merupakan tokoh imajinatif dari budaya Sunda yang juga telah menjadi tokoh imajinatif masyarakat umum di Indonesia. Tokoh Kabayan ini dikenal karena polahnya yang dianggap lucu, polos, tetapi ia juga seorang yang punya banyak akal serta cerdas. Nah, bernostalgia sebentar, cerita-cerita lucu mengenai Kabayan di masyarakat Sunda dituturkan turun temurun secara lisan sejak abad ke-19 sampai sekarang. Lama banget kan? Seluruh cerita Kabayan juga menggambarkan kehidupan sehari-hari masyarakat Sunda yang terus berkembang sesuai zaman. Saking kerennya, tokoh Kabayan juga dapat disepadankan dengan tokoh dari Arab, seperti Abunawas atau Nasrudin. Karena karakter sosoknya yang menarik, kisah Kabayan pun sampai diangkat ke layar lebar. Dan, kalau di barat sana ada Romeo Juliet, pasangan Kabayan di film-filmnya tersebut adalah Nyi Iteung. Nggak tanggung-tanggung, lima aktris cantik nan berbakat ini pernah memerankan tokoh Nyi Iteung dalam kisah legendari si Kabayan. Penasaran siapa saja? Intip yuk daftarnya berikut ini yang dilansir dari berbagai sumber, Kamis 23/3. 1. Lenny Marlina Nyi Iteung dalam Si Kabayan Lenny Marlina pernah memerankan sosok Nyi Iteung dalam film Si Kabayan. Film yang diproduksi pada 1975 ini Si Kabayan-nya diperankan oleh Kang Ibing. Berbeda dengan tokoh "legenda" yang hidup di kalangan orang Sunda, Si Kabayan dalam film ini hanya diambil sisi kebodohannya yang diharapkan bisa jadi lucu. Si Kabayan Kang Ibing melamar Iteung Lenny Marlina. Meski semula ditolak, tapi akhirnya mereka menikah. Setelah menikah, sosok Kabayan menjadi sosok yang suka tidur dan pemalas, hingga Iteung pergi ke kota karena malu. Di sini muncul masalah penculikan dan pemerasan, yang melibatkan Iteung dan Kabayan yang mencarinya. 2. Paramitha Rusady Nyi Iteung dalam Si Kabayan Saba Kota Di film Si Kabayan Saba Kota, Paramitha Rusady lah yang memerankan tokoh Nyi Iteung. Sementara itu, yang memerankan Kabayan adalah aktor kawakan Didi Petet yang sudah berpulang. Film tahun 1989 ini bercerita tentang Kabayan Didi Petet yang karena terpengaruh seorang teman, pergi ke kota. Di kota, Saribanon Nurul Arifin yang ayahnya pernah dibantu Kabayan ketika dirampok, diam-diam menaruh hati. Hubungannya dengan Iteung Paramitha Rusady, pacarnya di desa, sempat renggang tetapi akhirnya keduanya pun menikah. 3. Desy Ratnasari Nyi Iteung dalam Si Kabayan Mencari Jodoh Desi Ratnasari tak ketinggalan pernah memerankan tokoh Nyi Iteung di film Si Kabayan Mencari Jodoh. Nah, yang memerankan si Kabayan di film ini juga adalah aktor kawakan Didi Petet. Film tahun 1994 ini berkisah tentang Kabayan Didi Petet yang menempuh jalan panjang untuk mendapatkan jodohnya, Nyi Iteung Desi Ratnasari. Ini terjadi karena Abah Rachmat Hidayat tidak setuju bermantukan pemuda kampung macam Kabayan. Terpaksalah kabayan pergi ke kota mengadu nasib. Dibantu sahabatnya, Joni Kemot Sena A. Utoyo dan juragannya, Nora Nori Novi Gawatini, Kabayan sebagai orang kota pulang kampung untuk melamar Nyi Iteung. Film ini diakhiri dengan sadarnya Abah menerima Kabayan apa adanya. 4. Nike Ardilla Nyi Iteung dalam Si Kabayan dan Anak Jin Penyanyi bersuara merdu Nike Ardilla pernah memerankan Nyi Iteung dalam film Si Kabayan dan Anak Jin. Aktor kawakan Didi Petet juga berperan sebagai Kabayan di film ini. Film tahun 1991 ini menceritakan tentang Si Kabayan Didi Petet yang menjadi santri di sebuah pesantren untuk bisa mendekati Nyi Iteung Nike Ardilla, anak tunggal pimpinan atau Ajengan Pesantren. Dalam usahanya ini ia dibantu anak jin yang semula mengganggunya, tapi lalu bersahabat bahkan bisa menampakkan diri yang diperankan oleh Sena A. Utoyo. 5. Rianti Cartwright Nyi Iteung dalam Si Kabayan Jadi Milyuner Ini adalah film Kabayan di era modern. Jika dulu Kabayan identik dengan Kang Ibing dan Didi Petet, kali ini diperankan oleh Jamie Aditya mantan VJ MTV. Dan yang menjadi Nyi Iteung adalah Rianti Cartwright. Film ini menceritakan tentang Kabayan yang jatuh hati dengan Iteung, sementara Iteung adalah sekretaris bos besar yang berakting agar Kabayan mau menyerahkan desanya untuk dibangun resort. brl/ton Recommended By Editor Suka tampil tomboy, ini beda gaya Mitha 'The Virgin' dan Dera Siagian 12 Foto transformasi Indri Giana, dari aktris sampai jadi istri ustaz Cerita unik Melody Prima sebelum melahirkan anak pertamanya, apa ya? Maudy Koesnaedi reuni bareng pemeran Si Doel, bikin kangen sinetronnya 6 'Dewi' ini moncer di dunia hiburan Tanah Air, idolamu yang mana nih? Masih ingat dengan tokoh Kabayan? Karakter fiktif berlatar belakang budaya Sunda ini seolah sudah menjadi tokoh melekat dengan remaja generasi 90an. Karakter Kabayan sendiri digambarkan sebagai sosok laki-laki lucu, polos, gayanya unik, namun juga cerdas dan banyak itu, Kabayan pun sangat memegang adat budaya Sunda, soleh dan merupakan cerminan masyarakat Sunda yang lembut, ramah dan murah senyum. Film Kabayan dengan beberapa versi dan judul yang pernah tayang di era 90-2000an memang selalu menghadirkan kisah-kisahnya yang dalam kisah Kabayan, tentu saja ada karakter Nyi Iteung yang merupakan pujaan hati yang sangat setia. Dalam beberapa judulnya, karakter Nyi Iteung diperankan oleh beberapa artis ternama tanah ingat gak siapa saja artis menawan tanah air yang sempat berperan sebagai kekasih Kabayan tersebut? Kalau kamu agak lupa, coba cek di daftar berikut Lenny Marlina adalah artis senior yang pertama kali memerankan karakter Nyi Iteung. Saat itu, yang menjadi tokoh Kabayannya masih Kang Ibing yang terkenal dengan logat dan budaya sundanya yang Si Kabayan’, mengisahkan tentang kisah asmara Kabayan dan Nyi Iteung yang romantis dan penuh dengan lika-liku. Berulang kali Kabayan datang melamar, berulang kali penolakan datang dari abahnya Nyi banyak penolakan, pada akhirnya Kabayan dan Nyi Iteung menikah. Namun, karena Kabayan tidak memiliki pekerjaan tetap, Nyi Iteung pergi ke kota. Di kota, drama penculikan dan pemerasan membuat cerita Si Kabayan’ menjadi semakin seru untuk Paramitha Dalam film Kabayan yang berjudul Si Kabayan Saba Kota’, tokoh Nyi Iteung diperankan oleh artis cantik multitalenta Paramitha Rusady. Berpasangan dengan aktor kawakan Didi Petet yang berperan sebagai Kabayan, film Kabayan berhasil menjadi film favorit yang diidolakan masyarakat dalam film ini, Kabayan berpetualang di kota karena terpengaruh seorang teman yang menjadi kaya setelah bekerja di kota. Di sana, Kabayan bertemu dengan Saribanon yang diperankan Nurul Arifin yang menaruh hati hubungan Kabayan dan Nyi Iteung sempat renggang, pada akhirnya cinta mereka akan bersatu Desy Desy Ratnasari yang sedang melejit namanya di era 90-an menjadi salah satu artis yang memerankan karakter Nyi Iteung dalam judul Si Kabayan Mencari Jodoh’. Film komedi namun sarat makna yang tayang tahun 1994 ini mengisahkan tentang perjuangan Kabayan untuk mendapatkan cinta Nyi Iteung meski dihalang-halangi oleh bantuan sahabatnya, Kabayan pun merantau ke kota untuk mendapatkan pekerjaan. Setelah menjadi orang kaya, Kabayan pun akhirnya melamar Nyi Iteung di desa. Namun Abah akhirnya sadar dan bisa menerima Kabayan meski tidak menjadi orang kaya Nike Satu angkatan dengan Paramitha Rusady dan Desy Ratnasari, penyanyi bersuara emas Nike Ardilla pun pernah berperan sebagai Nyi Iteung di film Kabayan. Dalam judul Si Kabayan dan Anak Jin’, Nike Ardilla yang berwajah cantik alami sangat pas memerankan sosok Nyi Iteung yang polos, lugu dan Rianti Agak aneh juga sih sosok Nyi Iteung yang merupakan orang desa asli diperankan artis berwajah bule, Rianti Cartwright. Ya, namanya juga Kabayan versi modern, mungkin karakter Nyi Iteung dan Kabayan juga menyesuaikan dengan kemodernan judul Kabayan Jadi Milyuner’, karakter Kabayan sendiri diperankan oleh Jamie Aditya. Film ini mengisahkan tentang Kabayan yang jatuh cinta dengan Iteung yang merupakan anak seorang bos dari perusahaan besar di sendiri berpura-pura berbuat baik kepada Kabayan agar tanah warisan orangtuanya bisa dijual untuk dijadikan bisnis ayahnya. Meski demikian, Kabayan dan Iteung saling jatuh cinta dan hidup siapa nih artis cantik yang paling pas memerankan tokoh Nyi Iteung dalam film Kabayan? IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis. - Si Kabayan adalah dongeng yang berasal dari Jawa Barat. Si Kebayan merupakan cerita rakyat Jawa Barat yang cukup populer bahkan tokoh Si Kabayan pernah diangkat ke layar rakyat merupakan salah satu kekayaan budaya suatu daerah yang sarat pesan moral. Berikut ini adalah Dongeng Si Kabayan Asal Jawa Barat. Dongeng Si Kabayan Asal Jawa Barat Dahulu kala di tanah Pasunda, ada laki-laki bernama Si Kabayan. Ia merupakan laki-laki pemalas namun mempunyai banyak Si Kabayan lebih sering digunakan untuk mendukung kemalasannya. Si Kabayan memiliki istri bernama Nyi Iteung. Suatu ketika, Si Kabayan disuruh oleh mertuanya untuk mengambil siput-siput di sawah. Si Kabayan menuruti kemauan mertuanya dengan malas-malasan. Saat tiba di sawah, Si Kabayan tidak segera mengambil siput yang banyak terdapat di sawah, ia hanya duduk-duduk di pematang sawah. Lama tidak kembali ke rumah, mertua Si Kabayan menyusul ke sawah. Ia terperanjat melihat Si Kabayan hanya duduk-duduk di pematang sawah. Hampir semua masyarakat Indonesia sudah tahu tentang dongeng si kabayan. Cerita rakyat si kabayan memang sangat populer, bahkan banyak cerita rakyat si kabayan diangkat menjadi Film layar lebar. Sebagian besar orang yang pernah mendengar dongeng sunda si kabayan menyukai cerita rakyat dari Jawa Barat ini. Apalagi film layar lebarnya diperankan oleh seorang legenda seni peran Indonesia yaitu almarhum Didi Petet. Dongeng Kabayan yang Kakak ceritakan pada kesempatan ini, Kakak ambil dari kumpulan dongeng si kabayan yang banyak sekali jumlahnya. Koleksi yang Kakak miliki sebagian dongeng si kabayan basa sunda dan sebagian lagi dongeng si kabayan bahasa indonesia. Tentunya kalian sudah tidak sabar mengikuti kisah si kabayan yang pintar, lugu tetapi pemalas. Ini dia kisah lengkapnya Tersebutlah seorang lelaki di tanah Pasundan pada masa lampau. Si Kabayan namanya. Ia lelaki yang pemalas namun memiliki banyak akal. Banyak akal pula dirinya meski akalnya itu kerap digunakannya untuk mendukung kemalasannya. Si Kabayan telah beristri. Nyi Iteung nama istrinya. Pada suatu hari Si Kabayan disuruh mertuanya untuk mengambil siput-siput sawah. Si Kabayan melakukannya dengan malas-malasan. Setibanya di sawah, ia tidak segera mengambil siput-siput sawah yang banyak terdapat di sawah itu, melainkan hanya duduk-duduk di pematang sawah. Lama ditunggu tidak kembali, mertua Si Kabayan pun menyusul ke sawah. Terperanjatlah ia mendapati Si Kabayan hanya duduk di pematang sawah. “Kabayan! Apa yang engkau lakukan? Mengapa engkau tidak segera turun ke sawah dan mengambil tutut-tutut Siput itu?” “Abah-abah Bapak, aku takut turun ke sawah karena sawah ini sangat dalam. Lihatlah, Bah, begitu dalamnya sawah ini hingga langit pun terlihat di dalamnya,” jawab Si Kabayan. Mertua Si Kabayan menjadi geram. Didorongnya tubuh Si Kabayan hingga menantunya itu terjatuh ke sawah. Si Kabayan hanya tersenyum-senyum sendiri seolah tidak bersalah. “Ternyata sawah ini dangkal ya, Bah?” katanya dengan senyum menyebalkannya. Ia pun lantas mengambil siput-siput sawah yang banyak terdapat di sawah itu. Pada hari yang lain mertua Si Kabayan menyuruh Si Kabayan untuk memetik buah nangka yang telah matang. Pohon nangka itu tumbuh di pinggir sungai dan batangnya menjorok di atas sungai. Si Kabayan sesungguhnya malas untuk melakukannya. Hanya setelah mertuanya terlihat marah, Si Kabayan akhirnya menurut. Ia memanjat batang pohon. Dipetiknya satu buah nangka yang telah masak. Sayang, buah nangka itu terjatuh ke sungai. Si Kabayan tidak buru-buru turun ke sungai untuk mengambil buah nangka yang terjatuh. Dibiarkannya buah nangka itu hanyut. Mertua Si Kabayan terheran-heran melihat Si Kabayan pulang tanpa membawa buah nangka. “Apa yang terjadi?” tanyanya dengan raut wajah jengkel. “Mana buah nangka yang kuperintahkan untuk dipetik?” Dengan wajah polos seolah tanpa berdosa, Si Kabayan menukas, “Lho? Bukankah buah nangka itu tadi telah kuminta untuk berjalan duluan? Apakah buah nangka itu belum juga tiba?” “Bagaimana maksudmu, Kabayan?” “Waktu kupetik, buah nangka itu jatuh ke sungai. Rupanya ia ingin berjalan sendirian. Maka, kubiarkan ia berjalan dan kusebutkan agar ia lekas pulang ke rumah. Kuperingatkan pula agar ia segera membelok ke rumah ini. Dasar nangka tua tak tahu diri, tidak menuruti perintahku pula!” “Ah, itu hanya alasanmu yang mengada-ada saja, Kabayan!” mertua Si Kabayan bersungut-sungut. “Bilang saja kalau kamu itu malas membawa nangka itu ke rumah!” Si Kabayan hanya tertawa-tawa meski dimarahi mertuanya. Pada waktu yang lain mertua Si Kabayan mengajak menantunya yang malas lagi bodoh itu untuk memetik kacang koro di kebun. Mereka membawa karung untuk tempat kacang koro yang mereka petik. Baru beberapa buah kacang koro yang dipetiknya, Si Kabayan telah malas untuk melanjutkannya. Si Kabayan mengantuk. Ia pun lantas tidur di dalam karung. Ketika azan Dhuhur terdengar, mertua Si Kabayan menyelesaikan pekerjaannya. Ia sangat keheranan karena tidak mendapati Si Kabayan bersamanya. “Dasar pemalas!” gerutunya. “Ia tentu telah pulang duluan karena malas membawa karung berisi kacang koro yang berat!” Mertua Si Kabayan terpaksa menggotong karung berisi Si Kabayan itu kembali ke rumah. Betapa terperanjatnya ia saat mengetahui isi karung yang dipanggulnya itu bukan kacang koro, melainkan Si Kabayan! “Karung ini bukan untuk manusia tapi untuk kacang koro!” omel mertua Si Kabayan setelah mengetahui Si Kabayan lah yang dipanggulnya hingga tiba di rumah. Keesokan harinya mertua Si Kabayan kembali mengajak menantunya itu untuk ke kebun lagi guna memetik kacang-kacang koro. Mertua Si Kabayan masih jengkel dengan kejadian kemarin. Ia ingin membalas dendam pada Si Kabayan. Ketika Si Kabayan sedang memetik kacang koro, dengan diam-diam mertua Si Kabayan masuk ke dalam karung dan tidur. Ia ingin Si Kabayan memanggulnya pulang seperti yang diperbuatnya kemarin. Dongeng Si Kabayan Cerita Rakyat Sunda Jawa Barat Adzan Dhuhur terdengar dari surau di kejauhan. Si Kabayan menghentikan pekerjaannya. Dilihatnya mertuanya tidak bersamanya. Ketika ia melihat ke dalam karung, ia melihat mertuanya itu tengah tertidur. Tanpa banyak bicara, Si Kabayan lantas mengikat karung itu dan menyeretnya. Terperanjatlah mertua Si Kabayan mendapati dirinya diseret Si Kabayan. Ia pun berteriak-teriak dari dalam karung, “Kabayan! Ini Abah! Jangan engkau seret Abah seperti ini!” Namun, Si Kabayan tetap saja menyeret karung berisi mertuanya itu hingga tiba di rumah. Katanya seraya menyeret, “Karung ini untuk tempat kacang koro, bukan untuk manusia.” Karena kejadian itu mertua Si Kabayan sangat marah kepada Si Kabayan. Ia mendiamkan Si Kabayan. Tidak mau mengajaknya berbicara dan bahkan melengoskan wajah jika Si Kabayan menyapa atau mengajaknya bicara. Ia terlihat sangat benci dengan menantunya yang malas lagi banyak alasan itu. Si Kabayan menyadari kebencian mertuanya itu kepadanya. Bagaimanapun juga ia merasa tidak enak diperlakukan seperti itu. Ia lantas mencari cara agar mertuanya tidak lagi membenci dirinya. Ditemukannya cara itu. Ia pun bertanya pada istrinya perihal nama asli mertuanya. “Mengetahui nama asli mertua itu pantangan, Akang!” kata Nyi Iteung memperingatkan. “Bukankah Akang sudah tahu masalah ini?” Si Kabayan berusaha membujuk. Disebutkannya jika ia hendak mendoakan mertuanya itu agar panjang umur, selalu sehat, murah rejeki, dan jauh dari segala mara bahaya. “Jika aku tidak mengetahui nama Abah, bagaimana nanti jika doaku tidak tertuju kepada Abah dan malah tertuju kepada orang lain?” Nyi Iteung akhirnya bersedia memberitahu jika suaminya itu berjanji untuk tidak menyebarkan rahasia itu. katanya, “Nama Abah yang asli itu Ki Nolednad. Ingat, jangan sekali-kali engkau sebutkan nama Abah itu kepada siapa pun!” Setelah mengetahui nama ash mertuanya, Si Kabayan lantas mencari air enau yang masih mengental. Diambilnya pula kapuk dalam jumlah yang banyak. Si Kabayan menuju lubuk, tempat mertuanya itu biasa mandi. Ia lantas membasahi seluruh tubuhnya dengan air enau yang kental dan menempelkan kapuk di sekujur tubuhnya. Si Kabayan kemudian memanjat pohon dan duduk di dahan pohon seraya menunggu kedatangan mertuanya yang akan mandi. Ketika mertuanya sedang asyik mandi, Si Kabayan lantas berseru dengan suara yang dibuatnya terdengar lebih berat, “Nolednad! Nolednad!” Mertua Si Kabayan sangat terperanjat mendengar namanya dipanggil. Seketika ia menatap arah sumber suara pemanggilnya, kian terperanjatlah ia ketika melihat ada makhluk putih yang sangat menyeramkan pada pandangannya. “Si siapa engk … engkau itu?” tanyanya terbata-bata. “Nolednad, aku ini Kakek penunggu lubuk ini.” kata Si Kabayan. “Aku peringatkan kepadamu Nolednad, hendaklah engkau menyayangi Kabayan karena ia cucu kesayanganku. Jangan berani-berani engkau menyia-nyiakannya. Urus dia baik-baik. Urus sandang dan pangannya. Jika engkau tidak melakukan pesanku ini, niscaya engkau tidak akan selamat!” Mertua Si Kabayan sangat takut mendengar ucapan Kakek penunggu lubuk’ pun berjanji untuk melaksanakan pesan Kakek penunggu lubuk’ itu. Sejak saat itu mertua Si Kabayan tidak lagi membenci Si Kabayan. Disayanginya menantunya itu. Dicukupinya kebutuhan sandang dan pangan Si Kabayan. Bahkan, dibuatkannya pula rumah, meski kecil, untuk tempat tinggal menantunya tersebut. Setelah mendapatkan perlakuan yang sangat baik dari mertuanya, Si Kabayan juga sadar akan sikap buruknya selama itu. Ia pun mengubah sikap dan perilakunya. Ia tidak lagi malas-malasan untuk bekerja. Ia pun bekerja sebagai buruh. Kehidupannya bersama istrinya membaik yang membuat istrinya itu bertambah sayang kepadanya. Si Kabayan juga bertambah sayang kepada Nyi Iteung seperti sayangnya kepada mertuanya yang tetap baik perlakuan terhadapnya. Mertuanya tetap menyangka Si Kabayan sebagai cucu Kakek penunggu lubuk’. Ki Nolednad sangat takut untuk memusuhi atau menyia-nyiakan Si Kabayan karena takut tidak akan selamat dalam hidupnya seperti yang telah dipesankan Kakek penunggu lubuk’! Pesan moral dari Kumpulan Dongeng Si Kabayan – Cerita Rakyat Sunda Jawa Barat adalah kemalasan hanya akan merugikan diri sendiri. Oleh karena itu hendaklah kita menghindari sikap bermalas-malasan karena hanya akan mendatangkan kerugian di kemudian hari.

cerita kabayan dan nyi iteung