KisahNabi Musa: Siapakah Mertua Nabi Musa alaihissalam? - Poster Dakwah Yufid TVKita sering mendengar kisah Nabi Musa as di pengajian, membaca cerita tentan KisahNabi Musa: Siapakah Mertua Nabi Musa alaihissalam? - Poster Dakwah Yufid TV Kita sering mendengar kisah Nabi Musa as di pengajian, membaca cerita tentang Nabi Musa dari buku kisah nabi dan rasul atau membaca kisah cerita Nabi Musa melalui artikel di web. Kebanyakan menjelaskan sejarah Nabi Musa atau kisah Musaadalah sosok yang dianggap sebagai Nabi terpenting dalam Yudaisme atau agama Yahudi, dan salah satu Nabi terpenting dalam agama Kristen, Islam, Baha'i dan agama-agama Abrahamik lainnya. Menurut Alkitab Perjanjian Lama , Perjanjian Baru dan Al-Qur'an , Musa adalah pemimpin dari Bani Israil dan pemberi hukum yang dianggap sebagai penulis Taurat . Arrahmah.com) - Diantara nabi yang namanya sering disebut dalam Al-Quran adalah Nabi Musa 'alaihisshalatu wassalam. Beliau nabi yang perjalanan sejarahnya paling sering dikisahkan dalam Al-Quran setelah nabi kita Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. Sebagian ulama menghitung, nama beliau disebutkan sebanyak 136 kali dalam Al-Quran. Tidakbanyak yang tahu tentang keluarga Nabi Musa secara detil. Muncul anggapan bahwa mertua Nabi Musa adalah adalah Nabi Syuaib alaihissalam. Video Poster Dakwah kali ini akan mengupas secara tuntas apakah anggapan tersebut benar atau tidak melalui sejarah Nabi Musa dan kisah Nabi Syuaib alaihissalam yang merupakan satu dari 4 nabi dari Arab. Dariartikel di atas kita bisa mengetahui bahwa nama ibu nabi musa adalah yukabad dan bagaimana perjuangan dan cinta beliau kepada anaknya. Siapa nama ibu nabi musa alaihissalam?pertanyaan:salam. ยท hai aku bantu jawab ya nabi musa a.s. Sedangkan saudara perempuan nabi musa bernama maryam binti imran, sama seperti nama maryam ibu nabi isa. Tolongjelaskan siapa nama ibu nabi musa alaihissalam? Siapa nama ayah dan ibu nabi musa ? Sedangkan saudara perempuan nabi musa bernama maryam binti imran, sama seperti nama maryam ibu nabi isa. Dari artikel di atas kita bisa mengetahui bahwa nama ibu nabi musa adalah yukabad dan bagaimana perjuangan dan cinta beliau kepada anaknya MakaNabi Musa 'alaihissalam berkata, "Aku telah melakukannya, sedang aku di waktu itu termasuk orang-orang yang khilaf.-Lalu aku lari meninggalkan kamu ketika aku takut kepadamu, kemudian Tuhanku memberikan kepadaku ilmu serta Dia menjadikanku salah seorang di antara rasul-rasul.โ€”Budi baik yang kamu limpahkan kepadaku itu adalah NV7UKaT. Kompas TV cerita ramadan risalah Selasa, 12 April 2022 1511 WIB Masjidil Aqsa atau Baitul Maqdis adalah tanah yang disucikan oleh tiga agama samawi yaitu , Yahudi, dan Kristen. Nabi Musa diutus untuk mendakwah kepada kaum Yahudi. Sumber Unsplash/Sander Crombach JAKARTA, - Nabi Musa 'alaihissalam tercantum dalam 25 nama-nama Nabi yang disebutkan di dalam Al-Qur'an. Berdasarkan urutan, beliau berada di urutan ke-15. Beliau adalah satau Nabi yang diutus Allah kepada kaum Yahudi. Di antara watak yang dimiliki Nabi Musa, beliau merupakan sosok yang sangat spontan ketika bertemu dan memperlakukan orang lain. Lalu, ada kisah menarik tentang Nabi Musa dan malaikat maut sebagaimana dikutip dari laman resmi NU. Kisah ini dituliskan dalam riwayat Muslim dari Abu Hurairah. Dalam hadits tersebut disampaikan bahwa Allah SWT telah mengutus malaikat maut kepada Nabi Musa dalam wujud seorang pria. Dia meminta Nabi untuk memenuhi panggilan-Nya. Melalui malaikat, Allah juga menyampaikan bahwa ajalnya sudah dekat dan saat kematiannya akan segera tiba. Namun, sebagai sosok yang tegas, tidaklah mengerankan jika begitu didatangi malaikat, Nabi Musa langsung menampar wajah malaikat tersebut hingga matanya terpecah. Baca juga Kisah Umar bin Khattab Cium Istri saat Puasa Ramadan Maksudnya mata di sini adalah mata malaikat yang kala itu datang dalam wujud seorang pria. Sebab, jika bukan dalam wujud manusia, pasti Nabi tidak akan bisa menamparnya. Mendapat tamparan dari Nabi Musa, malaikat maut pun kembali kepada Allah dan mengadukan hal itu. Kemudian, Allah segera mengembalikan penglihatannya dan memerintah untuk kembali menemui Nabi Musa guna meminta meletakkan tangannya di atas punggung sapi jantan. Ia menghitung bulu-bulu sapi yang tertutup tangannya. Setiap bulu yang tertutup dihitungnya sebagai tambahan usia satu tahun. Walhasil, tambahan usianya sebanyak bulu sapi yang tertutup tersebut. Halaman Sumber Kompas TV BERITA LAINNYA Nabi Syuโ€™aib Mertua Nabi Musa Benarkah mertuanya nabi Musa adalah nabi Syuaib? Trimโ€™s, karna ada yg meragukan Jawab Bismillah was shalatu was salamu ala Rasulillah, wa baโ€™du, Ada beberapa keterangan dalam al-Quran terkait nama kota Madyan dan perjalanan Musa alaihis salam. Pertama, Allah menyebutkan bahwa daerah yang didatangi Nabi Musa ketika beliau melarikan diri dari kejaran pasukan Firโ€™aun bernama Madyan. Allah berfirman, ูˆูŽู„ูŽู…ู‘ูŽุง ุชูŽูˆูŽุฌู‘ูŽู‡ูŽ ุชูู„ู’ู‚ูŽุงุกูŽ ู…ูŽุฏู’ูŠูŽู†ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุนูŽุณูŽู‰ ุฑูŽุจู‘ููŠ ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽู‡ู’ุฏููŠูŽู†ููŠ ุณูŽูˆูŽุงุกูŽ ุงู„ุณู‘ูŽุจููŠู„ู . ูˆูŽู„ูŽู…ู‘ูŽุง ูˆูŽุฑูŽุฏูŽ ู…ูŽุงุกูŽ ู…ูŽุฏู’ูŠูŽู†ูŽ ูˆูŽุฌูŽุฏูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุฃูู…ู‘ูŽุฉู‹ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ูŠูŽุณู’ู‚ููˆู†ูŽ ูˆูŽูˆูŽุฌูŽุฏูŽ ู…ูู†ู’ ุฏููˆู†ูู‡ูู…ู ุงู…ู’ุฑูŽุฃุชูŽูŠู’ู†ู ุชูŽุฐููˆุฏูŽุงู†ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ู…ูŽุง ุฎูŽุทู’ุจููƒูู…ูŽุง ู‚ูŽุงู„ูŽุชูŽุง ู„ูŽุง ู†ูŽุณู’ู‚ููŠ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูุตู’ุฏูุฑูŽ ุงู„ุฑู‘ูุนูŽุงุกู ูˆูŽุฃูŽุจููˆู†ูŽุง ุดูŽูŠู’ุฎูŒ ูƒูŽุจููŠุฑูŒ โ€œTatkala dia Musa menuju negeri Mad-yan ia berdoa lagi โ€œMudah-mudahan Tuhanku memimpinku ke jalan yang benar.โ€ Dan tatkala ia sampai di sumber air negeri Mad-yan ia menjumpai di sana sekumpulan orang yang sedang meminumkan ternaknya, dan ia men- jumpai di belakang orang banyak itu, dua orang wanita yang sedang menghambat ternaknya. Musa berkata โ€œApakah maksudmu dengan berbuat at begitu?โ€ Kedua wanita itu menjawab โ€œKami tidak dapat meminumkan ternak kami, sebelum pengembala-pengembala itu memulangkan ternaknya, sedang bapak kami adalah orang tua yang telah lanjut umurnya. QS. al-Qashas 22 โ€“ 23. Kedua, Tidak ada keterangan bahwa orang tua yang menikahkan Musa dengan putrinya bernama Syuaib. Dalam al-Quran, Allah menyebutnya dengan Syaikhun Kabir orang yang sudah tua. Allah berfirman, ู‚ูŽุงู„ูŽ ู…ูŽุง ุฎูŽุทู’ุจููƒูู…ูŽุง ู‚ูŽุงู„ูŽุชูŽุง ู„ูŽุง ู†ูŽุณู’ู‚ููŠ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูุตู’ุฏูุฑูŽ ุงู„ุฑู‘ูุนูŽุงุกู ูˆูŽุฃูŽุจููˆู†ูŽุง ุดูŽูŠู’ุฎูŒ ูƒูŽุจููŠุฑูŒ Musa berkata โ€œApakah maksudmu dengan berbuat at begitu?โ€ Kedua wanita itu menjawab โ€œKami tidak dapat meminumkan ternak kami, sebelum pengembala-pengembala itu memulangkan ternaknya, sedang bapak kami adalah orang tua yang telah lanjut umurnya. QS. al-Qashas 23. Ketiga, Allah juga menyebutkan bahwa nama kota yang didakwahi Nabi Syuaib adalah kota Madyan. Allah berfirman, ูˆูŽุฅูู„ูŽู‰ ู…ูŽุฏู’ูŠูŽู†ูŽ ุฃูŽุฎูŽุงู‡ูู…ู’ ุดูุนูŽูŠู’ุจู‹ุง ู‚ูŽุงู„ูŽ ูŠูŽุง ู‚ูŽูˆู’ู…ู ุงุนู’ุจูุฏููˆุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ู…ูŽุง ู„ูŽูƒูู…ู’ ู…ูู†ู’ ุฅูู„ูŽู‡ู ุบูŽูŠู’ุฑูู‡ู โ€œDan Kami telah mengutus kepada penduduk Mad-yan saudara mereka, Syuโ€™aib. Ia berkata โ€œHai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nyaโ€ฆโ€ QS. al-Aโ€™raf 85 Keempat, bahwa rentang masa antara kaum Nabi Luth yang dibinasakan dengan kaum Nabi Syuaib radhiyallahu anhuma tidaklah jauh. Karena itu, ketika Syuaib mengingatkan kaumnya, beliau ingatkan akan adzab yang menimpa kaum Luth. Allah berfirman, ู‚ูŽุงู„ููˆุง ูŠูŽุง ุดูุนูŽูŠู’ุจู ุฃูŽุตูŽู„ูŽุงุชููƒูŽ ุชูŽุฃู’ู…ูุฑููƒูŽ ุฃูŽู†ู’ ู†ูŽุชู’ุฑููƒูŽ ู…ูŽุง ูŠูŽุนู’ุจูุฏู ุขูŽุจูŽุงุคูู†ูŽุงโ€ฆ. ูˆูŽูŠูŽุง ู‚ูŽูˆู’ู…ู ู„ูŽุง ูŠูŽุฌู’ุฑูู…ูŽู†ู‘ูŽูƒูู…ู’ ุดูู‚ูŽุงู‚ููŠ ุฃูŽู†ู’ ูŠูุตููŠุจูŽูƒูู…ู’ ู…ูุซู’ู„ู ู…ูŽุง ุฃูŽุตูŽุงุจูŽ ู‚ูŽูˆู’ู…ูŽ ู†ููˆุญู ุฃูŽูˆู’ ู‚ูŽูˆู’ู…ูŽ ู‡ููˆุฏู ุฃูŽูˆู’ ู‚ูŽูˆู’ู…ูŽ ุตูŽุงู„ูุญู ูˆูŽู…ูŽุง ู‚ูŽูˆู’ู…ู ู„ููˆุทู ู…ูู†ู’ูƒูู…ู’ ุจูุจูŽุนููŠุฏู โ€œMereka berkata โ€œHai Syuโ€™aib, apakah shalatmu menyuruh kamu agar kami meninggalkan apa yang disembah oleh bapak-bapak kamiโ€ฆ Hai kaumku, janganlah hendaknya pertentangan antara aku dengan kamu menyebabkan kamu menjadi jahat hingga kamu ditimpa azab seperti yang menimpa kaum Nuh atau kaum Hud atau kaum Shaleh, sedang kaum Luth tidak pula jauh waktunya dari kamu. QS. Hud 87 โ€“ 89. Dan kita tahu, kaum Luth hidup semasa dengan Nabi Ibrahim. Dibuktikan dengan peristiwa ketika Malaikat yang diutus menghancurkan kaum Luth, sebelum mendatangi Luth, mereka mendatangi Ibrahim alaihis salam. Berarti masa Nabi Syuaib berdekatan dengan masa Nabi Luth. Sementara Musa adalah keturunan Bani Israil, jauh dari zaman Ibrahim. Ibnu Katsir menyebutkan lebiih dari 400 tahun. Musa jauh setelah Yusuf. Sementara Yusuf keturunan Yaโ€™kob bin Ishaq bin Ibrahim. Kita tidak tahu, berapa generasi antara Ibrahim dengan Musa. Sehingga secara perhitungan waktu, aneh jika Musa bertemu dengan Syuaib yang zamannya berdekatan dengan Luth. Keterangan dari Hadis Disamping informasi dalam al-Quran, Nabi shallallahu alaihi wa sallam juga menyebutkan keterangan tambahan dalam hadis bahwa Nabi Syuaib adalah nabi dari arab, yang berbahasa arab. Nabi shallallahu alaihi wa sallam pernah menyampaikan beberapa hal terkait para nabi, diantara yang beliau sampaikan kepada Abu Dzar adalah ูˆูŽุฃูŽุฑู’ุจูŽุนูŽุฉูŒ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุนูŽุฑูŽุจู ู‡ููˆุฏูŒ ูˆูŽุตูŽุงู„ูุญ ูˆูŽุดูุนูŽูŠุจ ูˆูŽู†ูŽุจููŠู‘ููƒูŽ ูŠูŽุง ุฃูŽุจูŽุง ุฐูŽุฑู‘ Ada 4 nabi dari arab, yaitu Hud, Shaleh, Syuaib, dan nabimu ini, wahai Abu Dzar. HR. Ibnu Hibban dan dihasankan al-Hafidz Ibnu Katsir dalam al-Bidayah wa an-Nihayah, 1/120. Sementara diskusi antara Musa dengan mertuanya dilakukan tanpa penerjemah. Seperti yang Allah sebutkan di surat al-Qashas, ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฅูู†ู‘ููŠ ุฃูุฑููŠุฏู ุฃูŽู†ู’ ุฃูู†ู’ูƒูุญูŽูƒูŽ ุฅูุญู’ุฏูŽู‰ ุงุจู’ู†ูŽุชูŽูŠู‘ูŽ ู‡ูŽุงุชูŽูŠู’ู†ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽู†ู’ ุชูŽุฃู’ุฌูุฑูŽู†ููŠ ุซูŽู…ูŽุงู†ููŠูŽ ุญูุฌูŽุฌู ููŽุฅูู†ู’ ุฃูŽุชู’ู…ูŽู…ู’ุชูŽ ุนูŽุดู’ุฑู‹ุง ููŽู…ูู†ู’ ุนูู†ู’ุฏููƒูŽ ูˆูŽู…ูŽุง ุฃูุฑููŠุฏู ุฃูŽู†ู’ ุฃูŽุดูู‚ู‘ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ุณูŽุชูŽุฌูุฏูู†ููŠ ุฅูู†ู’ ุดูŽุงุกูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู…ูู†ูŽ ุงู„ุตู‘ูŽุงู„ูุญููŠู†ูŽ . ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฐูŽู„ููƒูŽ ุจูŽูŠู’ู†ููŠ ูˆูŽุจูŽูŠู’ู†ูŽูƒูŽ ุฃูŽูŠู‘ูŽู…ูŽุง ุงู„ู’ุฃูŽุฌูŽู„ูŽูŠู’ู†ู ู‚ูŽุถูŽูŠู’ุชู ููŽู„ูŽุง ุนูุฏู’ูˆูŽุงู†ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู‘ูŽ ูˆูŽุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูŽุง ู†ูŽู‚ููˆู„ู ูˆูŽูƒููŠู„ูŒ Berkatalah dia Orang tua madyan โ€œSesungguhnya aku bermaksud menikahkan kamu dengan salah seorang dari kedua anakku ini, atas dasar bahwa kamu bekerja denganku delapan tahun dan jika kamu cukupkan sepuluh tahun maka itu adalah suatu kebaikan dari kamu, maka aku tidak hendak memberati kamu. Dan kamu Insya Allah akan mendapatiku termasuk orang-orang yang baikโ€. Dia Musa berkata โ€œItulah perjanjian antara aku dan kamu. Mana saja dari kedua waktu yang ditentukan itu aku sempurnakan, maka tidak ada tuntutan tambahan atas diriku lagi. Dan Allah adalah saksi atas apa yang kita ucapkanโ€. QS. al-Qashas 27 โ€“ 28 Ayat di atas menceritakan percakapan antara Musa dengan mertuanya soal mahar pernikahan, dan mereka lakukan tanpa penerjemah. Jika mertu Musa adalah Syuaib, tentu berbeda dengan bahasa Musa. Karena Musa berasal dari Bani Israil yang bahasanya bukan bahasa arab. Dari keterangan di atas, ada beberapa hal mendekati yang bisa kita simpulkan, [1] Ada kesamaan nama daerah antara tempat dakwah Nabi Syuaib dengan mertuanya Musa, yaitu Madyan [2] Mertua Nabi Musa adalah orang tua di Madyan, dan beliau bukan Nabi Syuaib. Dan pendapat ini yang dinilai kuat oleh Ibnu Katsir dalam tafsirnya. Dengan pertimbangan surat Hud ayat 89. Tafsir Ibnu Katsir, 6/228-229. Demikian, Allahu aโ€™lam. Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits Dewan Pembina Kemuliaan Nabi Muhammad ๏ทบ seperti cahaya yang menerangi benda-benda di sekelilingnya. Dia-lah al-Musthafa yang dipilih oleh Allah menjadi kekasih dan utusan di bumi. Mengangkat derajat kaum lemah, melepaskan belenggu kemusyrikan, dan membawa ajaran rahmat bagi seluruh alam. Umatnya adalah terbaik dibandingkan dengan umat-umat terdahulu. Pernyataan ini secara jelas disebutkan dalam al-Qurโ€™an ูƒูู†ู’ุชูู…ู’ ุฎูŽูŠู’ุฑูŽ ุฃู…ุฉ ุฃูุฎู’ุฑูุฌูŽุชู’ ู„ูู„ู†ู‘ูŽุงุณู ุชูŽุฃู’ู…ูุฑููˆู†ูŽ ุจูุงู„ู’ู…ูŽุนู’ุฑููˆูู ูˆูŽุชูŽู†ู’ู‡ูŽูˆู’ู†ูŽ ุนูŽู†ู ุงู„ู’ู…ูู†ู’ูƒูŽุฑู ูˆูŽุชูุคู’ู…ูู†ููˆู†ูŽ ุจูุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ุขู…ูŽู†ูŽ ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ู’ูƒูุชูŽุงุจู ู„ูŽูƒูŽุงู†ูŽ ุฎูŽูŠู’ุฑู‹ุง ู„ูŽู‡ูู…ู’ ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููˆู†ูŽ ูˆูŽุฃูŽูƒู’ุซูŽุฑูู‡ูู…ู ุงู„ู’ููŽุงุณูู‚ููˆู†ูŽ ูกูกู  โ€œKamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya ahli kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.โ€ QS. Ali Imran 110. Berita ini ternyata telah ada jauh sebelum diutusnya Nabi Muhammad ๏ทบ. Salah satu nabi yang sangat mengagumi umat Nabi Muhammad ๏ทบ adalah Nabi Musa alaihissalam. Kekaguman Nabi Musa berawal ketika beliau membaca al-alwah kitab tentang keistimewaan sekelompok umat yang belum pernah ada sebelumnya. Ungkapan kekaguman Nabi Musa dijelaskan oleh Wahab Ibn Munabih seorang pemuka tabiโ€™in ahli sejarah, dalam kitab Sabil al-Addikar karya Syekh Al-Habib Abdullah Alawi Al-Haddad, sebagai berikut ูŠุง ุฑุจ ู…ุง ู‡ุฐู‡ ุงู„ุฃู…ุฉ ุงู„ู…ุญู…ุฏูŠุฉ ุงู„ุชูŠ ุฃุฌุฏู‡ุง ููŠ ุงู„ุฃู„ูˆุงุญุŸ ู‚ุงู„ ู‡ู… ุฃู…ุฉ ุฃุญู…ุฏ ูŠุฑุถูˆู† ู…ู†ูŠ ุจุงู„ูŠุณูŠุฑ ู…ู† ุงู„ุฑุฒู‚ ุฃุนุทูŠู‡ู… ุฅูŠุงู‡ ูˆุฃุฑุถู‰ ู…ู†ู‡ู… ุจุงู„ูŠุณูŠุฑ ู…ู† ุงู„ุนู…ู„ ุฃุฏุฎู„ ุฃุญุฏู‡ู… ุงู„ุฌู†ุฉ ุจุดู‡ุงุฏุฉ ุฃู† ู„ุงุฅู„ู‡ ุฅู„ุงุงู„ู„ู‡ Wahai Rab-ku! Siapakah umat Muhammadiyah bangsa Nabi Muhammad yang saya temukan di alwah? wahyu kitab taurat yang tertulis dalam bentuk lembaran. Allah menjawab โ€œMereka adalah umat Ahmad Nabi Muhammad ๏ทบ. Mereka ridha dengan sedikit rezeki yang kami berikan. Kami pun ridha kepada mereka dengan sedikitnya amal. Sebagian dari mereka akan dimasukkan ke dalam surga dengan bersaksi tiada tuhan selain Allah. ู‚ุงู„ ูุฅู†ูŠ ุฃุฌุฏ ููŠ ุงู„ุฃู„ูˆุงุญ ุฃู…ุฉ ูŠุญุดุฑูˆู† ูŠูˆู… ุงู„ู‚ูŠุงู…ุฉ ูˆุฌูˆู‡ู‡ู… ุนู„ู‰ ุตูˆุฑุฉ ุงู„ู‚ู…ุฑ ู„ูŠู„ุฉ ุงู„ุจุฏุฑ ู‚ุงู„ ู‡ู… ุฃู…ุฉ ุฃุญู…ุฏ ุฃุญุดุฑู‡ู… ูŠูˆู… ุงู„ู‚ูŠุงู…ุฉ ุบุฑุง ู…ุญุฌู„ูŠู† ู…ู† ุงุซุงุฑ ุงู„ูˆุถูˆุก ูˆุงู„ุณุฌูˆุฏ Nabi Musa berkata โ€œSungguh aku menemukan di alwah segolongan umat kelak mereka berkumpul di hari kiamat wajah mereka bersinar sebagaimana rembulanโ€. Allah menjawab, โ€œMereka adalah umat Ahmad, kami kumpulkan mereka pada hari kiamat dengan keelokan, serta tanda dari bekas wudhu dan sujud. ู‚ุงู„ ูุฅู†ูŠ ุฃุฌุฏ ููŠ ุงู„ุฃู„ูˆุงุญ ุฃู…ุฉ ูŠุตู„ูˆู† ููŠ ุงู„ูŠูˆู… ูˆุงู„ู„ูŠู„ุฉ ุฎู…ุณ ุตู„ูˆุงุช ููŠ ุฎู…ุณ ุณุงุนุงุช ู…ู† ุงู„ู†ู‡ุงุฑ ูˆุชูุชุญ ู„ู‡ู… ุฃุจูˆุงุจ ุงู„ุณู…ุงุก ูˆุชู†ุฒู„ ุนู„ูŠู‡ู… ุงู„ุฑุญู…ุฉ ูุงุฌุนู„ู‡ู… ุฃู…ุชูŠ ู‚ุงู„ ู‡ู… ุฃู…ุฉ ุฃุญู…ุฏ Nabi Musa berkata โ€œSungguh aku menemukan di alwah segolongan umat mereka mengerjakan shalat lima kali dalam sehari semalam. Dibuka pintu-pintu langit dan diturunkan rahmat bagi mereka. Jadikanlah mereka umatku.โ€ Allah menjawab โ€œMereka adalah umat Ahmad.โ€ ู‚ุงู„ ูŠุง ุฑุจ ุฅู†ูŠ ุฃุฌุฏ ููŠ ุงู„ุฃู„ูˆุงุญ ุฃู…ุฉ ูŠุตูˆู…ูˆู† ู„ูƒ ุดู‡ุฑ ุฑู…ุถุงู† ูุชุบูุฑ ู„ู‡ู… ู…ุง ูƒุงู† ู‚ุจู„ ุฐู„ูƒ ูุงุฌุนู„ู‡ู… ุฃู…ุชูŠ ู‚ุงู„ ู‡ู… ุฃู…ุฉ ุฃุญู…ุฏ Nabi Musa berkata โ€œSungguh aku menemukan di alwah segolongan umat mereka berpuasa di bulan Ramadhan karena Engkau Allah, dan Engkau ampuni dosa mereka yang telah lampau, jadikanlah mereka umatku.โ€ Allah menjawab โ€œMereka adalah umat Ahmad.โ€ ู‚ุงู„ ูŠุง ุฑุจ ุฅู†ูŠ ุฃุฌุฏ ููŠ ุงู„ุฃู„ูˆุงุญ ุฃู…ุฉ ูŠุญุฌูˆู† ู„ูƒ ุงู„ุจูŠุช ุงู„ุญุฑุงู… ู„ุงูŠู‚ุถูˆู† ู…ู†ู‡ ูˆุทุฑุง ูŠุนุฌูˆู† ุจุงู„ุจูƒุงุก ุนุฌูŠุฌุง ูˆูŠุถุฌูˆู† ุจุงู„ุชู„ุจูŠุฉ ุถุฌูŠุฌุง ูุงุฌุนู„ู‡ู… ุฃู…ุชูŠ ู‚ุงู„ ู‡ู… ุฃู…ุฉ ุฃุญู…ุฏ Nabi Musa berkata โ€œSungguh aku menemukan di alwah segolongan umat mereka haji ke Baitullah karena Engkau, mereka terus menerus mengutarakan hajatnya, menangis, dan meneriakkan lafal talbiyah, jadikan mereka umatku.โ€ Allah menjawab โ€œMereka adalah umat Ahmad.โ€ ู‚ุงู„ ูู…ุง ุชุนุทูŠู‡ู… ุนู„ู‰ ุฐู„ูƒุŸ ู‚ุงู„ ุฃุฒูŠุฏู‡ู… ุงู„ู…ุบูุฑุฉ ูˆุงุดูุนู‡ู… ููŠู…ู† ูˆุฑุงุกู‡ู… Nabi Musa berkata โ€œApa yang Engkau berikan kepada mereka atas hal tersebut? Allah menjawab โ€œKami tambahkan mereka ampunan dan akan aku beri pertolongan kepada mereka yaitu orang-orang setelah nya pengikutnya.โ€ ู‚ุงู„ ูŠุง ุฑุจ ุฅู†ูŠ ุฃุฌุฏ ููŠ ุงู„ุฃู„ูˆุงุญ ุฃู…ุฉ ุฅุฐุง ู‡ู… ุฃุญุฏู‡ู… ุจุญุณู†ุฉ ูŠุนู…ู„ู‡ุง ูู„ู… ูŠุนู…ู„ู‡ุง ูƒุชุจุช ู„ู‡ ุญุณู†ุฉ ูˆุงุญุฏุฉ ูˆุฅู† ุนู…ู„ู‡ุง ูƒุชุจ ู„ู‡ ุนุดุฑ ุฃู…ุซุงู„ู‡ุง ุฅู„ู‰ ุณุจุนู…ุงุฆุฉ ุถุนู ูุงุฌุนู„ู‡ู… ุฃู…ุชูŠ ู‚ุงู„ ุชู„ูƒ ุฃู…ุฉ ุฃุญู…ุฏ Nabi Musa berkata โ€œSungguh aku menemukan di alwah segolongan umat, ketika berniat melakukan kebaikan dan belum sempat menjalankan maka ditulis baginya satu kebaikan. Dan ketika berhasil melaksankan baginya dicatat 10 hingga 700 lipat kebaikan, jadikanlah mereka umatku.โ€ Allah menjawab โ€œMereka adalah umat Ahmad.โ€ ู‚ุงู„ ูŠุง ุฑุจ ุฅู†ูŠ ุฃุฌุฏ ููŠ ุงู„ุฃู„ูˆุงุญ ุฃู…ุฉ ุฅุฐุง ู‡ู… ุงุญุฏู‡ู… ุจุงู„ุณูŠุฆุฉ ุซู… ู„ู… ูŠุนู…ู„ู‡ุง ู„ู… ุชูƒุชุจ ุนู„ูŠู‡ ูˆุงุญุฏุฉ ูˆุฅู† ุนู…ู„ู‡ุง ูƒุชุจุช ุณูŠุฆุฉ ูˆุงุญุฏุฉ ูุงุฌุนู„ู‡ู… ุฃู…ุชูŠ ู‚ุงู„ ุชู„ูƒ ุฃู…ุฉ ุฃุญู…ุฏ Nabi Musa berkata โ€œSungguh aku menemukan di alwah segolongan umat, ketika berniat melakukan kejelekan kemudian tidak jadi melaksanakan maka tidak ditulis baginya satu kejelekan. Dan ketika melaksanakan dicatat satu kejelekan, jadikanlah mereka umatku.โ€ Allah menjawab โ€œMereka adalah umat Ahmad.โ€ ู‚ุงู„ ูŠุง ุฑุจ ุฅู†ูŠ ุฃุฌุฏ ููŠ ุงู„ุฃู„ูˆุงุญ ุฃู…ุฉ ู‡ู… ุฎูŠุฑ ุงู„ู†ุงุณ ูŠูŽุฃู’ู…ูุฑููˆู’ู†ูŽ ุจูุงู„ู’ู…ูŽุนู’ุฑููˆูู ูˆูŽูŠูŽู†ู’ู‡ูŽูˆู’ู†ูŽ ุนูŽู†ู ุงู„ู’ู…ูู†ู’ูƒูŽุฑู ูุงุฌุนู„ู‡ู… ุฃู…ุชูŠ ู‚ุงู„ ู‡ู… ุฃู…ุฉ ุฃุญู…ุฏ Nabi Musa berkata โ€œSungguh aku menemukan di alwah segolongan umat, mereka adalah sebaik-baik manusia yang memerintahkan kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran, jadikanlah mereka umatku.โ€ Allah menjawab โ€œMereka adalah umat Ahmad.โ€ ู‚ุงู„ ูŠุง ุฑุจ ุฅู†ูŠ ุฃุฌุฏ ููŠ ุงู„ุฃู„ูˆุงุญ ุฃู…ุฉ ูŠุญุดุฑูˆู† ูŠูˆู… ุงู„ู‚ูŠุงู…ุฉ ุนู„ู‰ ุซู„ุงุซุฉ ุซูู„ูŽู„ู ุซู„ุฉ ูŠุฏุฎู„ูˆู† ุงู„ุฌู†ุฉ ุจุบูŠุฑ ุญุณุงุจ ูˆุซู„ุฉ ูŠุญุงุณุจูˆู† ุญุณุงุจุง ูŠุณูŠุฑุง ูˆุซู„ุฉ ูŠูู…ูŽุญู‘ูŽุตููˆู’ู†ูŽ ุซู… ูŠุฏุฎู„ูˆู† ุงู„ุฌู†ุฉ ูุงุฌุนู„ู‡ู… ุฃู…ุชูŠ ู‚ุงู„ ุชู„ูƒ ุฃู…ุฉ ุฃุญู…ุฏ Nabi Musa berkata โ€œSungguh aku menemukan di alwah segolongan umat mereka dikumpulkan pada hari kiamat atas tiga kelompok 1/3; 1/3 pertama mereka dimasukkan ke dalam surga tanpa hisab perhitungan amal; 1/3 kedua mereka dihisab dengan hisab yang ringan mudah; 1/3 ketiga mereka dibersihkan dari dosa terlebih dahulu baru kemudian dimasukkan ke dalam surga. Syekh Abdullah Alawi Al-Haddad Al-Hadhramiy Asy-Syafiy, Sabil al-Addikar, tp. tt. Demikianlah sedikit contoh dari kekaguman nabi Musa terhadap umat Nabi Muhammad ๏ทบ. sehingga menginginkan menjadi umatnya. Berdasarkan penjelasan tersebut dapat disederhanakan sebagai berikut Pertama, umat Nabi Muhammad adalah umat yang ridha dengan sedikit rezeki, oleh karenanya Allah ridha dengan amalan yang sedikit. Mereka akan dimasukkan ke dalam surga dengan bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah mati dalam keadaan beragama Islam. Contoh keutamaan yang hanya dimiliki oleh umat Nabi Muhammad adalah lailatul qadar, yaitu amalan satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Kedua, umat Nabi Muhammad akan dikumpulkan pada hari kiamat dengan wajah-wajah bercahaya lagi indah. Demikian ini adalah bekas wudhu dan sujud selama di dunia. Ketiga, umat Nabi Muhammad melaksanakan shalat lima kali dalam sehari semalam. Keutamaannya adalah dibukanya pintu-pintu langit dan diturunkan rahmat kepada mereka. hal inilah yang menjadikan kagum nabi Musa alaihissalam. Keempat, umat Nabi Muhammad selalu mendapatkan ampunan atas dosa-dosa yang telah lampau sebagai balasan dari ibadah puasa di bulan Ramadhan. Kelima, umat Nabi Muhammad akan mendapatkan banyak ampunan dan pertolongan dari Allah sebagai balasan pelaksanaan ibadah haji. Keenam, niat kebaikan umat Nabi Muhammad adalah satu kebaikan, dan 10 hingga 700 lipat kebaikan jika dapat melaksanakan niat baiknya. Lain halnya jika berniat melaksanakan kejelekan yang tidak samapai dilaksnakan maka tidak mendapatkan dosa. Dan setiap kejelekan akan mendapatkan satu dosa atasnya. Ketujuh, umat Nabi Muhammad adalah umat terbaik yang menyeru kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran. Kedelapan, umat Nabi Muhammad akan terbagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok umat yang akan dimasukkan ke dalam surga tanpa hisab, dihisab dengan hisab yang mudah, dan segolongan yang lain adalah mengalami siksa sebagai pembersihan diri dari dosa-dosa baru kemudian dimasukkan ke dalam surga. Kedelapan contoh tersebut hanyalah sebagian kecil dari keutamaan umat Nabi Muhammad ๏ทบ. Semoga kita semua diakui sebagai umat Rasulullah Muhammad ๏ทบ yang akan mendapatkan segala kemuliaan di sisi Allah sebagaimana yang dijelaskan oleh nabi Musa alaihissalam. Jaenuri, Dosen Fakultas Agama Islam UNU Surakarta Skip to content Siapakah Mertua Nabi Musa? Pertanyaan Benarkah mertuanya nabi Musa adalah nabi Syuaib? Trimโ€™s, karna ada yg meragukan Jawab Bismillah was shalatu was salamu ala Rasulillah, wa baโ€™du, Ada beberapa keterangan dalam al-Quran terkait nama kota Madyan dan perjalanan Musa alaihis salam. Pertama, Allah menyebutkan bahwa daerah yang didatangi Nabi Musa ketika beliau melarikan diri dari kejaran pasukan Firโ€™aun bernama Madyan. Allah berfirman, ูˆูŽู„ูŽู…ู‘ูŽุง ุชูŽูˆูŽุฌู‘ูŽู‡ูŽ ุชูู„ู’ู‚ูŽุงุกูŽ ู…ูŽุฏู’ูŠูŽู†ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุนูŽุณูŽู‰ ุฑูŽุจู‘ููŠ ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽู‡ู’ุฏููŠูŽู†ููŠ ุณูŽูˆูŽุงุกูŽ ุงู„ุณู‘ูŽุจููŠู„ู . ูˆูŽู„ูŽู…ู‘ูŽุง ูˆูŽุฑูŽุฏูŽ ู…ูŽุงุกูŽ ู…ูŽุฏู’ูŠูŽู†ูŽ ูˆูŽุฌูŽุฏูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุฃูู…ู‘ูŽุฉู‹ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ูŠูŽุณู’ู‚ููˆู†ูŽ ูˆูŽูˆูŽุฌูŽุฏูŽ ู…ูู†ู’ ุฏููˆู†ูู‡ูู…ู ุงู…ู’ุฑูŽุฃุชูŽูŠู’ู†ู ุชูŽุฐููˆุฏูŽุงู†ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ู…ูŽุง ุฎูŽุทู’ุจููƒูู…ูŽุง ู‚ูŽุงู„ูŽุชูŽุง ู„ูŽุง ู†ูŽุณู’ู‚ููŠ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูุตู’ุฏูุฑูŽ ุงู„ุฑู‘ูุนูŽุงุกู ูˆูŽุฃูŽุจููˆู†ูŽุง ุดูŽูŠู’ุฎูŒ ูƒูŽุจููŠุฑูŒ โ€œTatkala dia Musa menuju negeri Mad-yan ia berdoa lagi โ€œMudah-mudahan Tuhanku memimpinku ke jalan yang benar.โ€ Dan tatkala ia sampai di sumber air negeri Mad-yan ia menjumpai di sana sekumpulan orang yang sedang meminumkan ternaknya, dan ia men- jumpai di belakang orang banyak itu, dua orang wanita yang sedang menghambat ternaknya. Musa berkata โ€œApakah maksudmu dengan berbuat at begitu?โ€ Kedua wanita itu menjawab โ€œKami tidak dapat meminumkan ternak kami, sebelum pengembala-pengembala itu memulangkan ternaknya, sedang bapak kami adalah orang tua yang telah lanjut umurnya. QS. al-Qashas 22 โ€“ 23. Kedua, Tidak ada keterangan bahwa orang tua yang menikahkan Musa dengan putrinya bernama Syuaib. Dalam al-Quran, Allah menyebutnya dengan Syaikhun Kabir orang yang sudah tua. Allah berfirman, ู‚ูŽุงู„ูŽ ู…ูŽุง ุฎูŽุทู’ุจููƒูู…ูŽุง ู‚ูŽุงู„ูŽุชูŽุง ู„ูŽุง ู†ูŽุณู’ู‚ููŠ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูุตู’ุฏูุฑูŽ ุงู„ุฑู‘ูุนูŽุงุกู ูˆูŽุฃูŽุจููˆู†ูŽุง ุดูŽูŠู’ุฎูŒ ูƒูŽุจููŠุฑูŒ Musa berkata โ€œApakah maksudmu dengan berbuat at begitu?โ€ Kedua wanita itu menjawab โ€œKami tidak dapat meminumkan ternak kami, sebelum pengembala-pengembala itu memulangkan ternaknya, sedang bapak kami adalah orang tua yang telah lanjut umurnya. QS. al-Qashas 23. Ketiga, Allah juga menyebutkan bahwa nama kota yang didakwahi Nabi Syuaib adalah kota Madyan. Allah berfirman, ูˆูŽุฅูู„ูŽู‰ ู…ูŽุฏู’ูŠูŽู†ูŽ ุฃูŽุฎูŽุงู‡ูู…ู’ ุดูุนูŽูŠู’ุจู‹ุง ู‚ูŽุงู„ูŽ ูŠูŽุง ู‚ูŽูˆู’ู…ู ุงุนู’ุจูุฏููˆุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ู…ูŽุง ู„ูŽูƒูู…ู’ ู…ูู†ู’ ุฅูู„ูŽู‡ู ุบูŽูŠู’ุฑูู‡ู โ€œDan Kami telah mengutus kepada penduduk Mad-yan saudara mereka, Syuโ€™aib. Ia berkata โ€œHai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nyaโ€ฆโ€ QS. al-Aโ€™raf 85 Keempat, bahwa rentang masa antara kaum Nabi Luth yang dibinasakan dengan kaum Nabi Syuaib radhiyallahu anhuma tidaklah jauh. Karena itu, ketika Syuaib mengingatkan kaumnya, beliau ingatkan akan adzab yang menimpa kaum Luth. Allah berfirman, ู‚ูŽุงู„ููˆุง ูŠูŽุง ุดูุนูŽูŠู’ุจู ุฃูŽุตูŽู„ูŽุงุชููƒูŽ ุชูŽุฃู’ู…ูุฑููƒูŽ ุฃูŽู†ู’ ู†ูŽุชู’ุฑููƒูŽ ู…ูŽุง ูŠูŽุนู’ุจูุฏู ุขูŽุจูŽุงุคูู†ูŽุงโ€ฆ. ูˆูŽูŠูŽุง ู‚ูŽูˆู’ู…ู ู„ูŽุง ูŠูŽุฌู’ุฑูู…ูŽู†ู‘ูŽูƒูู…ู’ ุดูู‚ูŽุงู‚ููŠ ุฃูŽู†ู’ ูŠูุตููŠุจูŽูƒูู…ู’ ู…ูุซู’ู„ู ู…ูŽุง ุฃูŽุตูŽุงุจูŽ ู‚ูŽูˆู’ู…ูŽ ู†ููˆุญู ุฃูŽูˆู’ ู‚ูŽูˆู’ู…ูŽ ู‡ููˆุฏู ุฃูŽูˆู’ ู‚ูŽูˆู’ู…ูŽ ุตูŽุงู„ูุญู ูˆูŽู…ูŽุง ู‚ูŽูˆู’ู…ู ู„ููˆุทู ู…ูู†ู’ูƒูู…ู’ ุจูุจูŽุนููŠุฏู โ€œMereka berkata โ€œHai Syuโ€™aib, apakah shalatmu menyuruh kamu agar kami meninggalkan apa yang disembah oleh bapak-bapak kamiโ€ฆ Hai kaumku, janganlah hendaknya pertentangan antara aku dengan kamu menyebabkan kamu menjadi jahat hingga kamu ditimpa azab seperti yang menimpa kaum Nuh atau kaum Hud atau kaum Shaleh, sedang kaum Luth tidak pula jauh waktunya dari kamu. QS. Hud 87 โ€“ 89. Dan kita tahu, kaum Luth hidup semasa dengan Nabi Ibrahim. Dibuktikan dengan peristiwa ketika Malaikat yang diutus menghancurkan kaum Luth, sebelum mendatangi Luth, mereka mendatangi Ibrahim alaihis salam. Berarti masa Nabi Syuaib berdekatan dengan masa Nabi Luth. Sementara Musa adalah keturunan Bani Israil, jauh dari zaman Ibrahim. Ibnu Katsir menyebutkan lebiih dari 400 tahun. Musa jauh setelah Yusuf. Sementara Yusuf keturunan Yaโ€™kob bin Ishaq bin Ibrahim. Kita tidak tahu, berapa generasi antara Ibrahim dengan Musa. Sehingga secara perhitungan waktu, aneh jika Musa bertemu dengan Syuaib yang zamannya berdekatan dengan Luth. Keterangan dari Hadis Disamping informasi dalam al-Quran, Nabi shallallahu alaihi wa sallam juga menyebutkan keterangan tambahan dalam hadis bahwa Nabi Syuaib adalah nabi dari arab, yang berbahasa arab. Nabi shallallahu alaihi wa sallam pernah menyampaikan beberapa hal terkait para nabi, diantara yang beliau sampaikan kepada Abu Dzar adalah ูˆูŽุฃูŽุฑู’ุจูŽุนูŽุฉูŒ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุนูŽุฑูŽุจู ู‡ููˆุฏูŒ ูˆูŽุตูŽุงู„ูุญ ูˆูŽุดูุนูŽูŠุจ ูˆูŽู†ูŽุจููŠู‘ููƒูŽ ูŠูŽุง ุฃูŽุจูŽุง ุฐูŽุฑู‘ Ada 4 nabi dari arab, yaitu Hud, Shaleh, Syuaib, dan nabimu ini, wahai Abu Dzar. HR. Ibnu Hibban dan dihasankan al-Hafidz Ibnu Katsir dalam al-Bidayah wa an-Nihayah, 1/120. Sementara diskusi antara Musa dengan mertuanya dilakukan tanpa penerjemah. Seperti yang Allah sebutkan di surat al-Qashas, ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฅูู†ู‘ููŠ ุฃูุฑููŠุฏู ุฃูŽู†ู’ ุฃูู†ู’ูƒูุญูŽูƒูŽ ุฅูุญู’ุฏูŽู‰ ุงุจู’ู†ูŽุชูŽูŠู‘ูŽ ู‡ูŽุงุชูŽูŠู’ู†ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽู†ู’ ุชูŽุฃู’ุฌูุฑูŽู†ููŠ ุซูŽู…ูŽุงู†ููŠูŽ ุญูุฌูŽุฌู ููŽุฅูู†ู’ ุฃูŽุชู’ู…ูŽู…ู’ุชูŽ ุนูŽุดู’ุฑู‹ุง ููŽู…ูู†ู’ ุนูู†ู’ุฏููƒูŽ ูˆูŽู…ูŽุง ุฃูุฑููŠุฏู ุฃูŽู†ู’ ุฃูŽุดูู‚ู‘ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ุณูŽุชูŽุฌูุฏูู†ููŠ ุฅูู†ู’ ุดูŽุงุกูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู…ูู†ูŽ ุงู„ุตู‘ูŽุงู„ูุญููŠู†ูŽ . ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฐูŽู„ููƒูŽ ุจูŽูŠู’ู†ููŠ ูˆูŽุจูŽูŠู’ู†ูŽูƒูŽ ุฃูŽูŠู‘ูŽู…ูŽุง ุงู„ู’ุฃูŽุฌูŽู„ูŽูŠู’ู†ู ู‚ูŽุถูŽูŠู’ุชู ููŽู„ูŽุง ุนูุฏู’ูˆูŽุงู†ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู‘ูŽ ูˆูŽุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูŽุง ู†ูŽู‚ููˆู„ู ูˆูŽูƒููŠู„ูŒ Berkatalah dia Orang tua madyan โ€œSesungguhnya aku bermaksud menikahkan kamu dengan salah seorang dari kedua anakku ini, atas dasar bahwa kamu bekerja denganku delapan tahun dan jika kamu cukupkan sepuluh tahun maka itu adalah suatu kebaikan dari kamu, maka aku tidak hendak memberati kamu. Dan kamu Insya Allah akan mendapatiku termasuk orang-orang yang baikโ€. Dia Musa berkata โ€œItulah perjanjian antara aku dan kamu. Mana saja dari kedua waktu yang ditentukan itu aku sempurnakan, maka tidak ada tuntutan tambahan atas diriku lagi. Dan Allah adalah saksi atas apa yang kita ucapkanโ€. QS. al-Qashas 27 โ€“ 28 Ayat di atas menceritakan percakapan antara Musa dengan mertuanya soal mahar pernikahan, dan mereka lakukan tanpa penerjemah. Jika mertu Musa adalah Syuaib, tentu berbeda dengan bahasa Musa. Karena Musa berasal dari Bani Israil yang bahasanya bukan bahasa arab. Dari keterangan di atas, ada beberapa hal mendekati yang bisa kita simpulkan, [1] Ada kesamaan nama daerah antara tempat dakwah Nabi Syuaib dengan mertuanya Musa, yaitu Madyan [2] Mertua Nabi Musa adalah orang tua di Madyan, dan beliau bukan Nabi Syuaib. Dan pendapat ini yang dinilai kuat oleh Ibnu Katsir dalam tafsirnya. Dengan pertimbangan surat Hud ayat 89. Tafsir Ibnu Katsir, 6/228-229. Demikian, Allahu aโ€™lam. Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits sumber 2021-06-05T092301+0700 Yuk share... Semoga menjadi pahala jariyah kita Page load link

mertua nabi musa alaihissalam adalah nabi