Perawatanmudah, modal kecil, dan untungnya juga lumayan. Usaha ternak satu ini jelas perlu kamu coba. 4. Ternak Kelinci. Untuk usaha ternak modal 300 ribu yang bisa kamu coba adalah ternak kelinci. Kamu bisa kok mendapatkan kelinci jantan dan betina untuk mendapatkan bocil-bocil kelinci yang lucu lainnya. KhususLyon sebenarnya adalah silang luar dari jenis Angora dengan jenis lain, namun di kalangan peternak kelinci hias disebut sebagai Lyon atau Angora jadi-jadian. [2] Di Indonesia banyak terdapat kelinci lokal, yakni jenis kelinci jawa ( Lepus negricollis ) dan kelici sumatera ( Nesolagus netseherischlgel ). PeternakanKelinci ( Pekanbaru) dengan modal sepasang kelinci dewasa yang diharapkan menjadi indukan ternyata tiap akan lahir minimal 4 dan maksimal 12 ekor anak untuk satu kelinci. ^_^, nah lho ada juga ya ternak kelinci di Pekanbaru? dulu saya juga pelihara kelinci ada juga yang melahirkan dan dijual,,nah kelinci yang bertahan dipekanbaru jenis apa? ini kreatifitas salah satu mahasiswi UR di Denganmemanfaatkan halaman rumahnya, Saad pun kini setiap harinya rutin beternak berbagai jenis kelinci baik lokal maupun luar negeri. "Saya mulai beternak sejak 7 bulan lalu karena akibat PHK. Saya memutar otak bagaimana caranya saya bisa mendapatkan uang di masa pandemi. Dengan modal Rp300 ribu saya mulai beternak kelinci," ujar Saad. TernakMenguntungkan di Lahan Sempit dengan Peternakan Siput/Bekicot. Inspirasi setelah itu termasuk anti-mainstream serta tak ringan. Akan tetapi alternatif ini dapat jadi sumber rizki besar, dikarenakan dagingnya memiliki potensi dieksport ke luar negeri. Akan tetapi anda harus membuat lebih pengetahuan serta keterampilan dalam memiara keong. Kepandaiannyamelompat sebenarnya bisa dilatih. Di luar negeri, ada semacam kursus untuk melatih ketangkasan dan kelihaian lompatan untuk kelinci. Karena setiap kali kelinci melompat, ternyata kelinci bisa berdiri tegak di udara atau bahkan melompat sambil memutar badannya dengan cepat. Kelinci diambil dari peternak di desa rata-rata dengan Padadasarnya setiap makhluk hidup, termasuk aneka ternak (kelinci, itik, puyuh, dan merpati), memiliki sistem pertahanan tubuh alami melalui kerja beberapa organ di dalam tubuhnya. Meski begitu, kita sebagai peternak juga harus mengembangkan sistem pertahanan di luar tubuh aneka ternak (kelinci, itik, puyuh, dan merpati). Takada makhluk yang super inspiratif di dunia ini kecuali kelinci. Dengan kebisuannya, kelinci memiliki pesona gera k hidup yang sungguh luar biasa; lucu, manja, jinak, nakal dan kelakuannya tak beda jauh dengan anak-anak manusia. Siapapun yang ingin mempelajari kehidupan manusia, sudah saatnya belajar dari kelinci. Peternakkelinci di Jawa Barat. 1. Herdhian Ariesta. Alamat : Jln. Gagak no.261a/144f rt.01/04 Suci - Bandung (daerah centra pembuatan kaos, dekat PUSDAI/Islamic Center Bandung) Jenis kelinci yang diternakkan : EA. No Tlp/HP : 08112275725 / 08997989894 / 085318288858 (Pin BB : by request) 2. Kelinci Aria. Dibukasejak Mei 2021, Cimory Dairyland merupakan taman wisata yang menawarkan pengalaman peternakan untuk anak. Di area ini terdapat beberapa kandang terbuka untuk hewan-hewan di peternakan, seperti sapi, damba, kuda, kelinci, sampai unta. Bagi yang ingin mendapatkan pengalaman berbeda, terdapat area bernuansa negeri dongeng di area Magic Village. Pakandalam bentuk pellet dapat diformulasikan pembuatannya agar memenuhi kandungan pakan yang dibutuhkan kelinci sehingga dapat diberikan secara teratur.1 Penggunaan perangkat elektronik dalam "Feeder Kelinci Ternak Otomatis" akan membantu proses pemeliharaan kelinci secara moderen sehingga memudahkan pemeliharaan yang selama ini dilakukan Ternyataperjalanan hewan peliharaan dan ternak impor untuk sampai ke Indonesia, sampai ke kamu, itu gak mudah lho! Segala tindakan dalam karantina bertujuan untuk mencegah masuknya hama/penyakit hewan dari luar negeri, dari dalam negeri ke luar maupun antar daerah di wilayah Indonesia. Dasar pelaksanaan perkarantinaan mengacu pada undang Obyekobyek wisata yang mengadopsi lingkungan di luar negeri adalah salah satu yang paling banyak diminati wisatawan. Bertemu Satwa Lucu di Peternakan Mini Farmhouse Susu Lembang, via instagram. Beberapa satwa yang ada di Pettin Zoo antara lain kelinci, iguana, landak, sugar glyder, angsa, burung, kambing, dan anak kera. Diatergolong sesepuh dalam kelompok peternak kelinci di kawasan Lembang yang beranggotakan sekitar 300 orang. "Potensi usaha ternak kelinci masih sangat bagus. Asep lalu mendatangkan indukan kelinci dari luar negeri. Dia menyilangkan indukan kelinci impor itu dengan jenis kelinci yang ada. Kini, ada berbagai jenis kelinci yang diternakkan Selaindi sentra miliknya di Ngawi, ia kini sudah memiliki cabang peternakan kelinci pedaging di Madiun dan Ponorogo. Dari 3 lokasi peternakan miliknya, kini ia mampu meraup omzet kotor per bulan mencapai Rp 15 juta. Dari pendapatan kotor tersebut, jika dipotong biaya perawatan, pakan dan membayar honor 3 pegawainya, ia masih mampu mengantongi 9dah. BANDUNG BARAT, - Lucu dan menggemaskan. Itulah yang terlintas dalam kepala saat menyambangi peternakan kelinci German Giant di Jalan Baru Adjak, Lembang, Kabupaten Bandung Barat KBB, Jawa Barat. Seperti namanya, German Giant memiliki ukuran raksasa. Panjang tubuhnya bisa mencapai setengah tinggi pria ini, kelinci berbulu lebat dan halus dengan telinga yang panjang ini sedang digandrungi menjadi pilihan alternatif hewan peliharaan. Asep Yana 42 adalah salah satu breeder atau peternak kelinci yang berhasil mengembangkan kelinci jenis German Giant di peternakan kelinci miliknya, Arya Aditya Rabbitry di Lembang. Baca juga Viral Kelinci Raksasa Flemish, Ras Kelinci Tertua di Dunia "Di sini ada beberapa ekor jenis German Giant. Awalnya memang tertarik ternak jenis itu karena ukurannya jumbo. Kemudian penampakannya kan gagah laki-laki banget, beda dengan jenis biasa," ujar Asep saat ditemui di peternakannya. Asep mengatakan, di usia 6 bulan, kelinci German Giant memiliki bobot rata-rata 8-9 kilogram. Ukuran dan bobot kelinci German Giant akan terus membesar hingga usia dua tahun. "T nanti setelah usia 2 tahun bobotnya menyusut. Kalau untuk usia, umurnya bisa sampai 8 tahun," kata Asep. Meski memiliki bobot raksasa, kelinci German Giant terbilang cukup aktif bergerak. Asep sendiri mengaku cukup kerepotan untuk mengontrol pergerakan kelinci-kelimci raksasa ini. Potensi cuan jutaan rupiah Dari keunikan dan ukurannya yang besar, kelinci jenis German Giant milik Asep ternyata cukup diminati banyak orang. Asep mengaku, kelinci German Giant yang masih anakan bisa dibanderol dengan harga mencapai Rp 5 juta, menjadi potensi cuan yang cukup menggiurkan. "Kalau anakan itu, kita jual mulai dari Rp 4 juta sampai Rp 5 juta, itu untuk yang usia anakan 3 bulan. Kalau yang dewasa itu sebetulnya enggak dilepas, tapi kalau di kita stok ada, biasanya dijual Rp 15 juta sampai Rp 20 juta per ekor," papar Asep. PUJI PANUNTUN Asep Yana 42, peternak yang berhasil mengembangkan kelinci jenis German Giant di peternakan miliknya, Arya Aditya Rabbitry di Lembang. Anakan kelinci raksasa berusia 3 bulan, beratnya bisa mencapai 8-9 kg dan dijual hingga Rp 5 juta. Betul saja, kelinci German Giant milik Asep diminati bukan hanya dari kalangan masyarakat biasa. Keunikan kelinci ini menyedot ketertarikan para selebriti papan atas. Sebut saja pesohor tanah air semacam Raffi Ahmad, Prilly Latuconsina, hingga Frislly Herlind kepincut untuk membeli dan memelihara kelinci raksasa ini. "Kemarin Frislly sudah menawar juga, tapi baru Rp 10 juta, cuma belum dilepas. Katanya nanti mau balik lagi. Yang sudah beli di sini itu Prilly," tutur Asep. Perawatan mirip kelinci biasa Asep menyampaikan, untuk merawat kelinci jenis ini terbilang gampang-gampang susah, yang terpenting adalah menjaga kebersihan kandangnya. Tak perlu repot-repot memandikan, cukup sediakan kandang yang berukuran cukup luas dan menjaga kebersihannya. "Perawatannya sama seperti jenis kelinci lainnya, terutama itu kandang harus bersih, kalau kelinci besar harus ditempatkan di kandang luas. Enggak perlu dijemur dan dimandikan, kecuali ada pengeringnya," tutur Asep. Baca juga Bolehkah Memandikan Kelinci Peliharaan? Karena ukurannya yang jumbo, porsi makan kelinci-kelinci German Giant pun cukup besar. Biasanya, Asep memberi makan kelinci-kelinci inindengan makan pelet, rumput hay, buah-buahan, serta air minum yang cukup banyak. "Yang penting itu makanannya jangan asal, termasuk buah-buahan. Dan pastinya itu porsi makannya lebih banyak karena memang kan ukurannta besar," papar Asep. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Pemilihan lokasi ternak kelinci potong dan hias yang baik dan aman sebenarnya tidak terlalu sulit. Sebab, pada dasarnya, semua jenis kelinci sangat mudah beradaptasi di segala tempat. Hanya saja, penting di ingat baik-baik di sini bahwa pemilihan lokasi ternak sebaiknya yang memenuhi kriteria-kriteria sebagai berikut Peternakan kelinci 1. Dekat dengan sumber air. Sumber air ini bisa berarti sungai kecil atau aliran air yang bisa digunakan untuk mengaliri persawahan. 2. Jauh dari pemukiman warga. Sebab, dikhawatirkar, warga akan terganggu dengan bau busuk yang dihasilkan dan kotoran kelinci potong dan hias. Tetapi, jika Anda bisa mengatasi hal ini, maka lokasi ternak tidak perlu jauh dan pemukiman warga. 3. Terhindar dari predator atau binatang-binatang pemangsa. lnilah yang paling penting dan perlu dipikirkan matang-matang. Sebab, kedatangan predator itu bisa jadi akan membunuh banyak kelinci potong dan hias yang ada di dalam kandang. 4. Jauh dari polusi dan suara bising. Hal ini dimaksudkan agar kelinci potong dan hias merasa nyaman di dalam lokasi ternak. Untuk itu, pemilihan lokasi ternak di desa lebih baik ketimbang di kota. Sebab, di desa, tidak tenlalu banyak polusi dan suara bising. 5. Lokasi sebaiknya mudah terkena sinar matahari pagi hari. Karena sinar matahari pagi sangat penting untuk memelihara kesehatan kelinci potong dan hias, selain membunuh bakteri-bakteri yang menempel di dalam kandang. 6. Lokasi ternak sebaiknya memiliki suhu yang segar antara 16—21 °C, karena suhu yang segar sesuai dengan kebanyakan habitat kelinci potong dan hias. » Monday, November 12, 2018 Kelinci sedikit di kembangkan di Indonesia walau type ternak ini punya potensi besar dalam penambahan kualitas gizi penduduk. Sesaat pemerintah ikut masih tetap kurang serius mengerjakan bisnis ternak ini. Walau sebenarnya bisnis ternak kelinci dapat menolong tingkatkan penghasilan penduduk serta bahkan juga bisa saja jalan keluar menangani pengangguran. Lihat saja Vietnam serta China. Ke-2 negara itu cukuplah sukses meningkatkan kelinci. Karena itu, untuk peningkatan bisnis si kuping panjang ini di tanah air, tidak ada kelirunya berguru pada mereka. Tersebut penjelasannya. Ternak Rakyat di Vietnam Di Nho Quan pedesaan di Propinsi Ninh Binh, Vietnam sebelum tahun 2000an, petani ditempat pelihara kelinci menjadi bisnis sambilan, penghasil gizi keluarga atau sebatas peliharaan kesenangan. Produktivitasnya di jangka itu begitu rendah sebab pemeliharaan dikerjakan lewat cara dilepaskan bebas di pekarangan rumah. Lantas dalam satu musim di tahun 2003, beberapa ribu kelinci di lokasi pegunungan Nho Quan itu tertimpa penyakit kaki serta mulut. Mujur pemerintah responsif. Penyakit itu di teliti lantas disatukan menjadi studi masalah penyakit binatang oleh pemerintah ditempat. Setelah itu perlakuan masalah ini pula menyertakan pihak penyuluh dan di dukung oleh pemerintah propinsi yang malah berlaku arif menggerakkan budidaya kelinci dengan moderen, bukan justru dengan naif menghabisi kelinci sebab fakta penyakit. Bahkan juga, pemerintah turunkan team spesial untuk program modernisasi peternakan. Beberapa dokter binatang, petani, ibu rumah-tangga, petugas departemen kesehatan, menyatu dalam program terencana pemerintahan lokal. Dalam perihal ini, kursus, pemberdayaan serta penyadaran kesehatan ternak dengan moderen digalakkan. Credit Lunak untuk Peternak Keseriusan pemerintah ini dapat dibuktikan sukses. Empat tahun lalu 2007, bisnis peternakan kelinci disana kembali menggeliat. Angka perkembangan bisnis ini sampai 25,6 persen. Bila sebelum 2003, tiap-tiap dusun cuma lima kepala keluarga yang mempunyai kelinci, pada 2007, peternak jumlahnya kelinci melonjak sampai 18 sampai 20 kepala keluarga pada tiap-tiap dusun. Dari sini mengalirlah credit lunak untuk peternak. Mereka ditawari kesanggupan membayar dengan sesuai kenyataan, tiada butuh membuat proposal. Pemerintahlah yang lakukan penelitian lapangan dengan cara langsung setiapkali ada mengajukan modal. Karena itu, pemerintah membuat asosiasi peternak kelinci yang memberi keleluasaan pada peternak. Pemerintah bertindak selaku pencatat serta pengawas. Diluar itu, pemerintah ikut menghadirkan tehnologi peternakan yang mendukung bisnis peternakan kelinci contohnya dalam pembuatan pakan serta pemrosesan pascapanen. Tapi awal mulanya mereka mengundang periset untuk lakukan penelitian obyektif. Hasil riset itu mereferensikan banyak hal. Salah satunya, peternakan kelinci susah berkembang bila pasar tidak terbuka, penduduk seringkali kesusahan beli kelinci sebab tidak kebanyakan orang tahu tempat pemeliharaan kelinci. Setelah itu petani akan cepat pandai bila sering diselenggarakan kursus serius, asosiasi atau koperasi peternak kelinci begitu penting untuk memberi tempat tawar harga di market, pemrosesan pascapanen begitu memastikan perubahan pasar kelinci serta ibu rumah-tangga punya potensi jadi pengelola ternak kelinci di dalam rumah sebab mereka 62% dapat dibuktikan lebih sayang pada kelinci di banding lelaki 38%. China Fantastis Sesaat di China, kelinci telah terkenal oleh penduduk. Pada 1950, beberapa type kelinci di luar negeri membanjiri Negeri Gorden Bambu itu. Gu Zilin, periset dari Insititut Pertanian Kampus Dia Bei, Boading China 2001 tuliskan hasil risetnya mengenai peternakan kelinci di China. Dalam artikel “Review Rabbit Breeding In China”, Zilin membahas perolehan pengalaman pemeliharaan kelinci domestik di China. Akhirnya, peternakan kelinci mempunyai implikasi ekonomis baik dari daging, bulu serta hasil yang lain disana. Type Anggora untuk arah penghasil bulu sangat banyak disukai peternak. Pemerintah tidak hanya memfasilitasi beberapa pengimpor swasta ikut ikut serta memberi pertolongan berbelanja kelinci dari beberapa negara seperti Inggris, Jepang serta Hungaria. Kelinci Anggora yang dihadirkan dari Jerman serta Perancis begitu disukai peternak sebab kualitas bulunya yang baik. Sedang type kelinci pedaging, pemerintah China menghadirkan type kelinci besar dari Jepang, Selandia Baru, Jerman, Perancis, Amerika Serikat, Denmark dan sebagainya. Kelinci penghasil Fur type Rex dari Amerika Serikat banyak juga dihadirkan sejak tahun 1980an. Masuknya bermacam kelinci import itu membuat kelinci lokal China seperti type Taihang, Saibei, Fujiang, Anyang dan sebagainya berkembang lebih variasi sebab perkawinan silang. Usaha pemerintah mengimpor kelinci ini membuat peternakan kelinci untuk penghasil bulu lebih condong cepat di banding kelinci menjadi penghasil pedaging. Pesatnya perubahan ternak kelinci ikut di dukung bukti jika penduduk ditempat begitu menggandrungi kelinci. Lalu pada 1980 kerja sama ekonomi serta tehnologi di bagian peternakan kelinci dengan pemerintah Jerman, Perancis serta Amerika Serikat dikerjakan di Jiangsu, Shandong, China. Kerja sama ini mengenalkan mode peternakan baru serta tehnologi mutakhir untuk mengurus kelinci bersama hasil-hasilnya. Pada 1988, China jadi tuan-rumah pertemuan kelinci tingkat dunia yang keempat Fourth World Rabbit Science Conference for Rabbit Sains. ADS HERE !!!

peternakan kelinci di luar negeri