Kualitaspenduduk berdasarkan UU Nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga adalah kondisi penduduk. Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidkan Nasional, pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar serta proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif Pentingnyakualitas penduduk dalam perjuangan bangsa Indonesia juga dapat dilihat pada masa pergerakan nasional. Kamu tentu sudah mengetahui makna kebangkitan nasional dan pergerakan nasional Indonesia bukan? Tahukah kamu, bahwa salah satu pendorong lahirnya pergerakan nasional Indonesia adalah karena peningkatan kualitas penduduk di Indonesia. Mengapa demikian? Kamu akan mempelajari pada uraian berikutnya. Kualitas penduduk adalah kunci keberhasilan pembangunan. KualitasPenduduk dan Pergerakan Nasional • Munculnya Nasionalisme Indonesia 1. Perluasan Pendidikan 2. Kegagalan Perjuangan di Berbagai Daerah 3. Rasa Senasib Sepenanggungan 4. Berkembangnya Berbagai Paham Baru 5. Perkembangan Organisasi Kongrespemuda 11 diselenggarakan pada tanggal 27-28 Oktober 1928,dihadiri perwakilan Organisasi Pemuda dari seluruh Indonesia.Pada tanggal 28 Oktober dibacakanlah keputusan hasil Kongres pemuda 11,yang berupa ikrar pemuda yang terkenal dengan nama Sumpah Pemuda.Berkat Sumpah Pemuda,persatuan bangsa Indonesia semakin kuat.Pada Kongres 111 di Yogyakarta tahun 1938,tujuan kemerdekaan Nusa dan Bangsa diganti menjunjung tinggi martabat Nusa dan Bangsa. Perjuangan Nasional tersebut akhirnya Latarbelakang timbulnya pergerakan nasional. Jumlah penduduk yang besar belum tentu berhasil membawa kemajuan.kualitas penduduk sangat terkait dengan kemampuan penduduk untuk mengolah dan memanfaatkan sumber daya alam yang ada, guna memenuhi kebutuhan hidup dan meningkatkan kesejahteraannya. HubunganKualitas Penduduk dengan Pergerakan Nasional. Kualitas penduduk bukan hanya berpengaruh pada pembangunan nasional pada masa ini. Melainkan perkembangan pergerakan nasional bangsa Indonesia pada masa penjajahan, juga sangat dipengaruhi oleh peningkatan kualitas penduduk Indonesia pada saat itu. Kata kuncinya adalah kualitas penduduk sangat berpengaruh terhadap pembangunan suatu bangsa. TugasLaporan IPS Kualitas Penduduk dan Pergerakan Nasional D I S U S U N Oleh : Ayu Putri 8 Bilingual 1 Kualitas Penduduk dan Pergerakan Nasional Kualitas penduduk bukan hanya berpengaruh pada pembangunan nasional saat ini. Perkembangan pergerakan nasional bangsa Indonesia, juga sangat dipengaruhi oleh peningkatan kualitas penduduk Indonesia. Pertumbuhandan Kualitas penduduk di negara kita termasuk kategori sedang. Pada periode 2010-2014, angka pertumbuhannya mencapai 1,40% per tahun. Munculnya Organisasi Pergerakan Nasional di Indonesia. 14/03/2022. Peristiwa Menjelang Proklamasi 17 Agustus 1945. 01/03/2022. Sambutan Rakyat terhadap Proklamasi Kemerdekaan. nakses dan kualitas pelayanan pendidikan, kesehatan dan infrastruktur; 4. Meningkatkan daya saing daerah dan sinergitas regional, nasional dan global; 5. Meningkatkan kualitas demokrasi dan hukum; 6. MATERIUH KLS 8 Kualitas Penduduk Dan Pergerakan Nasional. Politik etis adalah program peningkatan kesejahteraan rakyat di wilayah jajahan Belanda. Bidang politik: politik adu domba, kedudukan Bupati dijadikan sebagai pegawai negeri. Bidang ekonomi: Sistem tanam paksa (cultuurstelsel), politik pintu terbuka (liberal). LahirnyaOrganisasi Pergerakan Nasional di Indonesia dipelopori oleh golongan pemuda pelajar dan mahasiswa. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kualitas penduduk Indonesia terutama dalam bidang? pendidikan kesehatan ekonomi ilmu pengetahuan Semua jawaban benar Jawaban Yang Benar Menurut Pilihan diatas adalah A. pendidikan Perkembanganpergerakan nasional bangsa indonesia saat dulu juga sangat dipengaruhi oleh tingkat kua Jakarta(ANTARA) - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) meminta kepada seluruh lapisan dalam masyarakat agar tidak terlena dengan kualitas penduduk Indonesia saat ini. "Yang paling penting adalah pergeseran (pembangunan kependudukan) dari yang dulunya kuantitas menjadi kualitas," kata Kepala BKKBN Hasto Wardoyo saat StrukturKekar (joint) yaitu pecahan batuan yang tidak mengalami pergerakan. Struktur kekar ini sangat intensif terdapat di formasi batuan andesit dan formasi andesit tua. Jumlah penduduk Kabupaten Kulon Progo pada tahun 2010 adalah 389.854 jiwa dan laju pertumbuhan penduduk 2010-2020 adalah 1,12%. Sehingga didapatkan hasil proyeksi seperti ViewFUNGSI DAN PERAN PENDUDUK DALAM SEJARAH PE 123A at Universitas Diponegoro. FUNGSI DAN PERAN PENDUDUK DALAM PEMBANGUNAN 1.Kualitas penduduk 2. Kualitas penduduk dan f7Cd2MX. Connection timed out Error code 522 2023-06-15 121411 UTC What happened? The initial connection between Cloudflare's network and the origin web server timed out. As a result, the web page can not be displayed. What can I do? If you're a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you're the owner of this website Contact your hosting provider letting them know your web server is not completing requests. An Error 522 means that the request was able to connect to your web server, but that the request didn't finish. The most likely cause is that something on your server is hogging resources. Additional troubleshooting information here. Cloudflare Ray ID 7d7aba75380ab761 • Your IP • Performance & security by Cloudflare Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat datang di blog Artikel & Materi . Senang sekali rasanya kali ini dapat kami bagikan artikel tentang Materi IPS SMP Kelas 8 Jumlah Penduduk Indonesia berdasarkan sesus tahun 1961, tahun 1971, tahun 1980, tahun 1990, tahun 2000, tahun 2010 dan Pertumbuhan Penduduk Indonesia. Peta Konsep Jumlah dan Pertumbuhan, Komposisi, serta Persebaran dan Migrasi Penduduk Pada peta konsep di atas, tampak bahwa dinamika kependudukan dan pembangunan nasional mencakup 1 jumlah dan pertumbuhan penduduk, 2 komposisi penduduk, 3 persebaran dan migrasi penduduk, 4 kualitas penduduk dan pembangunan, dan 5 pergerakan nasional. Pada artikel ini kita akan membahas tentang Komposisi Penduduk Indonesia. Komposisi Penduduk Indonesia Pengertian komposisi penduduk adalah pengelompokan atau susunan penduduk suatu negara atau suatu wilayah berdasarkan kriteria- kriteria tertentu. Contoh komposisi penduduk adalah pengelompokan penduduk berdasarkan usia, jenis kelamin, mata pencaharian, agama, pendidikan, bahasa, tempat tinggal, jenis pekerjaan, dan lain-lain. Komposisi penduduk diperlukan dalam suatu negara karena dapat dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan ataupun penentuan kebijakan dalam pelaksanaan pembangunan. Gambaran mengenai komposisi penduduk perlu dikaji atau dipelajari karena berbagai alasan, antara lain, karena setiap penduduk pasti memiliki usia dan jenis kelamin yang berbeda sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang berbeda pula. Pemerintah dapat merancang kegiatan atau perencanaan yang benar-benar sesuai dengan kemampuan penduduk. Pemerintah juga dapat menata kebutuhan sarana dan prasarana kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang disesuaikan dengan kebutuhan penduduknya. Oleh karena itu, dengan mengetahui komposisi penduduk, dapat dibuat pertimbangan yang logis, matang, dan bermakna sehingga tidak menimbulkan adanya kesalahan dalam pengambilan keputusan ataupun penenentuan kebijaksanaan dalam pelaksanaan pembangunan. Berikut ini akan dijelaskan mengenai komposisi penduduk berdasarkan usia dan jenis kelamin. a. Komposisi Penduduk Indonesia Berdasarkan Usia Komposisi penduduk berdasarkan usia dapat dibuat dalam bentuk usia tunggal, seperti 0, 1, 2, 3, 4, sampai 60 tahun atau lebih. Komposisi penduduk dapat juga dibuat berdasarkan interval usia tertentu, seperti 0–5 usia balita, 6–12 usia SD, 13–15 usia SMP, 16–18 usia SMA, 19–24 usia Perguruan Tinggi, 25–60 usia dewasa, dan >60 usia lanjut. Selain itu komposisi penduduk juga dapat didasarkan terhadap usia produktif dan usia nonproduktif, misalnya usia 0–14 usia belum produktif, 15–64 usia produktif, dan usia >65 tidak produktif. Contoh penggunaan data komposisi penduduk berdasarkan usia adalah dalam perencanaan program Wajib Belajar Wajar. Dengan mengamati dan menganalisis jumlah penduduk tiap-tiap kelompok usia maka dapat diketahui berapa jumlah anak yang harus bersekolah, sarana dan usia prasarananya, berapa jumlah pendidik dan tenaga kependidikan yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan tersebut, berapa jumlah sekolah yang dapat melayani kegiatan belajar mengajar, dan lain-lainnya. Contoh berdasarkan usia produktif dan usia non-produktif, yaitu dalam perencanaan pembangunan nasional. Dengan mengetahui jumlah penduduk tiap tingkatan usia maka dapat dirancang bentuk dan arah pembangunan, apakah akan dikembangkan pembangunan yang padat modal atau padat karya. Data komposisi penduduk berdasarkan usia juga dapat digunakan menghitung kebutuhan serta cadangan pangan nasional. Komposisi penduduk berdasarkan usia produktif dan nonproduktif dapat digunakan untuk menghitung angka ketergantungan dependency ratio. Angka ini penting diketahui karena dapat memperkirakan beban tiap penduduk nonproduktif untuk menopang kebutuhan hidupnya. Permasalahan dalam komposisi penduduk lainnya adalah apabila jumlah penduduk dengan usia di bawah 15 tahun dan usia di atas 65 tahun jumlahnya lebih besar dibandingkan penduduk dengan usia produktif 15-65 th. Hal tersebut dapat menyebabkan penduduk usia produktif menanggung hidup seluruh penduduk usia nonproduktif. Penduduk usia produktif akan terbebani oleh penduduk yang tidak berkualitas untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi mereka sendiri, keluarga, maupun masyarakat. Semakin besar angka ketergantungan, akan semakin besar pula beban penduduk dalam menopang kehidupan dan akan mempengaruhi komposisi penduduk. Hal ini biasanya terjadi di negara berkembang dan terbelakang, dimana angka ketergantungan umumnya masih besar. Artinya jumlah penduduk usia non produktif jumlahnya masih besar, sehingga penduduk usia produktif harus menanggung kehidupan penduduk usia non produktif yang jumlahnya lebih banyak. Sebaliknya, jika semakin kecil angka ketergantungan, akan semakin kecil pula beban dalam menopang kehidupan penduduk usia nonproduktif. Selanjutnya perhatikan diagram angka ketergantungan penduduk Indonesia tahun 2004 – 2012 pada gambar berikut. Sumber Pada peta konsep di atas, tampak bahwa dinamika kependudukan dan pembangunan nasional mencakup 1 jumlah dan pertumbuhan penduduk, 2 komposisi penduduk, 3 persebaran dan migrasi penduduk, 4 kualitas penduduk dan pembangunan, 5 pergerakan nasional. Pada artikel ini kita akan membahas tentang Jumlah Penduduk dan Pertumbuhan Indonesia. A. JUMLAH PENDUDUK Terkait dengan dinamika kependudukan dalam pembangunan nasional, pertanyaan yang pertama kali muncul biasanya adalah berapakah sebenarnya jumlah penduduk Indonesia saat ini? Jumlah penduduk suatu negara misalnya Indonesia, atau penduduk di suatu wilayah selalu mengalami perubahan dari waktu ke waktu karena pertumbuhan penduduk pada wilayah tersebut. Sebagai contoh, hasil sensus penduduk yang pertama kali diadakan di Indonesia pada tahun 1930, ketika kita masih berada di bawah penjajahan Belanda, penduduk nusantara hanya berjumlah 60,7 juta jiwa. Dari Grafik di atas dapat diketahui bahwa jumlah penduduk Indonesia berdasarkan Sensus Penduduk Sensus Penduduk ke Tahun Jumlah Penduduk 1 Pertama 1961 97,1 juta jiwa 2 Kedua 1971 119,2 juta jiwa 3 Ketiga 1980 146,9 juta jiwa 4 Keempat 1990 78,6 juta jiwa 5 Kelima 2000 205,1 juta jiwa 6 Keenam 2010 237,6 juta jiwa Materi pendukung Hasil Sensus Penduduk Indonesia Tahun 2010 Indonesia termasuk negara dengan jumlah dan pertumbuhan penduduk yang besar dan berpenduduk banyak. Indonesia juga terdiri atas ribuan pulau, beragam budaya, ratusan suku, dan ratusan bahasa daerah. Hal ini pula yang menjadi keunggulan Indonesia dilihat dari segi kependudukannya. Pada tahun 2013, Indonesia tidak memiliki kegiatan pemutakhiran data penduduk, karena biasanya sensus diadakan setiap 10 tahun sekali. Namun dengan menggunakan angka pertumbuhan penduduk di Indonesia, diperkirakan jumlah keseluruhan penduduk Indonesia pada tahun 2013 sebesar 250 juta jiwa dengan pertumbuhan penduduk sebesar 1,49% per tahun. Keadaan jumlah penduduk sebesar itu, tentu memerlukan perhatian yang besar dari pemerintah/negara atau lembaga terkait untuk dapat memenuhi kebutuhan penduduknya, agar jumlah penduduk yang besar ini dapat berperan sebagai sumber daya pembangunan di tanah air. Jumlah penduduk di setiap wilayah/provinsi maupun pulau juga berbeda-beda, demikian juga dengan angka pertumbuhan yang berbeda pula. Pertumbuhan penduduk Indonesia semakin tahun semakin bertambah jumlahnya. Jumlah penduduk Indonesia mengalami kenaikan dari tahun 1971 sampai tahun 1980 sebanyak jiwa 23,72%. Secara keseluruhan rata-rata kenaikan jumlah penduduk setiap 10 tahun hampir mencapai 20%. Perlu diketahui bahwa menurut perkiraan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional, jumlah penduduk Indonesia akan menjadi 250 juta jiwa pada tahun 2014 dengan pertumbuhan penduduk 1,49 persen per tahun. Salah satu penyebab bertambahnya jumlah penduduk adalah tingginya tingkat kelahiran. Jumlah penduduk yang begitu besar di Indonesia menjadi permasalahan serius terutama di daerah perkotaan. Karena semakin besar jumlah dan pertumbuhan penduduk, semakin banyak pula permasalahan yang dihadapi oleh suatu daerah. Sebagai contoh dengan pertambahan jumlah penduduk tentu harus dibarengi dengan penambahan berbagai sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Pengendalian jumlah penduduk perlu dilakukan oleh pemerintah, supaya negara dapat membuat perencanaan pembangunan yang baik. Salah satu tahapan dalam pengendalian jumlah penduduk adalah harus diawali dengan mengetahui jumlah dan pertumbuhan penduduk. Jumlah penduduk suatu negara dapat diketahui berdasarkan sensus penduduk yang biasanya diadakan setiap 10 tahun sekali. Sensus penduduk cacah jiwa adalah kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah dalam rangka pengumpulan, pengolahan, penyajian dan penyebarluasan data kependudukan. Dari hasil sensus tersebut, diperoleh data jumlah penduduk Indonesia dari tahun ke tahun, atau dari dasawarsa 10 tahun ke dasawarsa berikutnya. Informasi tentang jumlah dan pertumbuhan penduduk di suatu wilayah tentu sangat diperlukan untuk merancang pembangunan. Bertambahnya jumlah penduduk berakibat pada menjadi semakin sempitnya kesempatan memperoleh pekerjaan. Keadaan tersebut dapat memicu terjadinya kemiskinan. Informasi tentang jumlah dan pertumbuhan penduduk Indonesia secara menyeluruh sangat diperlukan untuk menetapkan prioritas pembangunan nasional. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan akibat jumlah dan pertumbuhan penduduk Indonesia yang besar dapat dilakukan adalah dengan menciptakan lapangan kerja yang luas. Siapa yang harus menciptakan lapangan kerja? Tentu saja pemerintah bersama-sama dengan masyarakat. Suatu ketika kalian harus mampu menciptakan lapangan kerja, sehingga bisa berpartisipasi memberantas pengangguran. Karena itu kalian harus latihan berwirausaha sejak sekarang. Kita telah mempelajari jumlah dan pertumbuhan penduduk Indonesia. Jumlah penduduk di Indonesia dari tahun ke tahun selalu meningkat dan bertambah banyak. Kita dapat memperkirakan bagaimana jumlah penduduk Indonesia 10 tahun yang akan datang, bahkan 50, atau 100 tahun yang akan datang. Bagaimana caranya? Salah satu cara mudah untuk mengetahui jumlah penduduk pada masa yang akan datang adalah dengan melihat statistik angka pertumbuhan penduduk dari waktu ke waktu. Dengan melihat pertumbuhan penduduk setiap periode, kita dapat memperkirakan bagaimana jumlah penduduk pada waktu yang akan datang. B. PERTUMBUHAN PENDUDUK Mengapa terjadi pertumbuhan penduduk? Pertumbuhan penduduk terjadi disebabkan oleh pertambahan atau pengurangan jumlah penduduk akibat adanya kelahiran natalitas, kematian mortalitas, dan perpindahan penduduk migrasi. Kelahiran dan kematian merupakan faktor pertumbuhan alami, adapun perpindahan penduduk merupakan faktor pertumbuhan non alami. 1 Pertumbuhan penduduk alami Pertumbuhan penduduk yang diperoleh dari hasil selisih tingkat kelahiran dengan kematian dalam satu tahun disebut pertumbuhan penduduk alami. Pertumbuhannya dinyatakan dalam perseribu. Jumlah dan Pertumbuhan Penduduk Indonesia Kejadian paling sederhana dapat kita lakukan dengan melakukan pengamatan penduduk di lingkungan kita. Dalam satu tahun, berapa terjadi kelahiran, dan berapa terjadi kematian? Misalkan, pada saat ini jumlah penduduk di kampungmu 1000 orang, maka dengan menghitung selisih jumlah kelahiran dan kematian maka kita akan menemukan angka pertumbuhan penduduk di kampungmu. Contoh, jumlah bayi yang lahir 40, penduduk yang meninggal dunia 20. Maka dengan menggunakan rumus di bawah ini pertumbuhan penduduk di kampung adalah 40-20 perseribu, atau 20 perseribu atau 2%. Adapun perhitungannya dapat digunakan rumus P=L–M P = Pertumbuhan penduduk L = Lahir M = Mati 2 Pertumbuhan penduduk non alami Pertumbuhan penduduk non alami diperoleh dari selisih penduduk yang melakukan imigrasi migrasi masuk dengan emigrasi migrasi keluar. Pertumbuhan penduduk non alami disebut juga dengan pertumbuhan penduduk karena migrasi. Perhitungan penduduk non alami dapat digunakan rumus sebagai berikut P=I–E P = Pertumbuhan penduduk I = Imigrasi E = Emigrasi 3 Pertumbuhan penduduk total Pertumbuhan total adalah pertumbuhan penduduk yang dihitung dari selisih jumlah kelahiran dengan kematian ditambah dengan selisih dari pertumbuhan non alami. Perhitungan penduduk total dapat menggunakan rumus sebagai berikut P = L – M + I – E P = jumlah pertumbuhan penduduk dalam satu tahun L = jumlah kelahiran dalam satu tahun M= jumlah kematian dalam satu tahun I = Imigrasi E = Emigrasi Laju pertumbuhan penduduk total di Indonesia tidak terlalu banyak berbeda dengan laju pertumbuhan penduduk alami, karena migrasi baik imigrasi maupun emigrasi jumlahnya tidak begitu banyak sehingga pengaruhnya sangat kecil dan dapat diabaikan. Pertumbuhan penduduk biasanya dinyatakan dengan angka persen % dan biasanya diperhitungkan untuk jangka waktu satu per setiap tahun. Istilah lain yang sering disamakan dengan pertumbuhan penduduk yaitu pertambahan penduduk. Perbedaannya adalah untuk pertambahan penduduk besarannya dinyatakan dengan angka tertentu sedangkan pertumbuhan penduduk dinyatakan dalam persen %. Kelahiran dan kematian adalah faktor utama pertumbuhan penduduk yang dipengaruhi oleh kondisi kesehatan, kualitas lingkungan hidup, dan pendidikan. Kesehatan masyarakat sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan kesadaran tentang kesehatan melalui proses pendidikan. Lingkungan yang kurang terawat, limbah pabrik yang sudah di atas ambang batas wajar, permukiman yang kumuh, selokan yang tidak terawat dan sebagainya merupakan penyebab datangnya berbagai penyakit. Hal tersebut dapat berdampak pada angka kematian suatu daerah yang dapat menyebabkan pertumbuhan penduduk negatif. Negara Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar karena jumlah penduduk Indonesia setiap tahun bertambah. Hal tersebut mendorong agar negara Indonesia terus giat meningkatkan kualitas penduduk. Pendidikan merupakan cara yang cocok dan paling strategis untuk meningkatkan kualitas penduduk Indonesia. Jumlah penduduk Indonesia tahun 2010 tercatat 237,6 juta jiwa dengan laju pertumbuhan 1,49 %. Jika laju pertumbuhan penduduk tetap pada angka 1,49 %, maka pada 2045 jumlah penduduk Indonesia diperkirakan akan mencapai 450 juta jiwa. Pertumbuhan penduduk yang terjadi pada tahun tersebut jauh lebih tinggi dibanding pertumbuhan ideal untuk Indonesia yakni sebesar 0,5%. Jumlah penduduk Indonesia di Tahun 2014 peringkat 4 jumlah penduduk dunia Berkaitan dengan keadaan jumlah dan pertumbuhan penduduk Indonesia jika dibandingkan dengan keandaan penduduk di negara-negara lain, Indonesia masih masuk posisi 5 besar negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia Berdasarkan data dari Departemen Perdagangan AS. Indonesia berada di nomor 4 bersaing dengan negara Brasil di posisi ke-5. China masih menguasai dunia dengan jumlah populasi terbanyak saat ini. China menempati posisi pertama dengan jumlah populasi yang mencapai 1,355 miliar. India berada diposisi kedua dengan memiliki jumlah penduduk mencapai 1,236 miliar. AS masih berada di posisi ketiga dari peringkat negara dengan jumlah penduduk terbanyak dengan jumlah penduduknya yang mencapai juta. Indonesia berada di peringkat keempat dengan jumlah penduduk mencapai 253,60 juta jiwa dan disusul Brasil yang mencapai jumlah penduduk sebesar 202,65 juta jiwa. Jumlah penduduk Indonesia Tahun 2015 Jumlah penduduk Indonesia diperkirakan akan terus bertambah sehingga diproyeksikan pada tahun 2015 penduduk Indonesia berjumlah 255 juta jiwa hingga mencapai 305 juta jiwa pada tahun 2035 referensi Demikian artikel tentang Materi IPS SMP Kelas 8 Jumlah Penduduk Indonesia berdasarkan sesus tahun 1961, tahun 1971, tahun 1980, tahun 1990, tahun 2000, tahun 2010 dan Pertumbuhan Penduduk Indonesia. Semoga bermanfaat... Dinamika Kependudukan dan Pembangunan NasionalPETA KONSEPJumlah dan PertumbuhanPendudukKualitas PendudukDinamikaKependudukan Komposisi Pembangunan danNasional PembangunanPendudukNasionalPergerakan NasionalPersebaranProyek/Kegiatandan Migrasi PendudukIlmu Pengetahuan Sosial 99PrawacanaPada saat duduk di kelas VII, kamu telah mempelajari keadaan penduduk di Indonesia seperti jumlah penduduk Indonesia, persebaran penduduk Indonesia, dan komposisi penduduk. Kondisi penduduk di suatu negara sangat besar pengaruhnya terhadap pembangunan nasional. Jumlah penduduk di suatu negara merupakan modal sekaligus beban dalam pembangunan. Jumlah penduduk yang banyak dan berkualitas akan menjadi modal penting pembangunan suatu negara. Sebaliknya, jumlah penduduk yang banyak tetapi tidak berkualitas akan menjadi beban suatu negara. Pertumbuhan penduduk yang tinggi tetapi tidak diimbangi pertumbuhan lapangan kerja dan persediaan pangan dan papan akan menjadi masalah besar bagi penduduk merupakan salah satu dinamika kependudukan di Indonesia. Kebutuhan memperbaiki taraf hidup merupakan salah satu alasan penduduk melakukan migrasi. Migrasi juga didukung ketersediaan fasilitas kehidupan seperti sarana pendidikan, kesehatan, dan perekonomian serta akses ilmu dan teknologi di tempat satu di antara modal dasar pembangunan di Indonesia adalah penduduk yang berkualitas. Bangsa yang memiliki penduduk dengan kualitas tinggi akan mampu melaksanakan pembangunan secara optimal. Kondisi ini juga terjadi pada masa pergerakan nasional. Peningkatan kualitas penduduk pada awal abad XX berpengaruh terhadap perjuangan pergerakan nasional. Titik puncak pergerakan nasional adalah tercapainya kemerdekaan sebagai modal dasar pada tema ini akan membahas tentang kependudukan dan peranannya dalam pembangunan nasional di kamu mempelajari uraian pada tema ini, diharapkan mampu1. Mendeskripsikan jumlah dan pertumbuhan penduduk di Indonesia2. Menjelaskan komposisi penduduk di Indonesia3. Menganalisis terjadinya migrasi di Indonesia4. Menjelaskan hubungan kualitas penduduk dan pembangunan nasional5. Menjelaskan pengaruh kualitas penduduk terhadap pergerakan nasional100 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1A. Jumlah dan Pertumbuhan, Komposisi, serta Persebaran dan Migrasi PendudukJumlah dan PertumbuhanPendudukKualitas PendudukJumlah, pertumbuhandan Pembangunan menurut umur, jenis kelamin, Pembangunan NasionalProyek/KegiatanPersebaran danMigrasi Penduduk persebaran penduduk, migrasiPergerakan NasionalpendudukPada peta konsep di atas, tampak bahwa dinamika kependudukan dan pembangunan nasional mencakup 1 jumlah dan pertumbuhan penduduk, 2 komposisi penduduk,3 persebaran dan migrasi penduduk, 4 kualitas penduduk dan pembangunan, dan 5 pergerakan Jumlah dan Pertumbuhan Penduduka. Jumlah Penduduk Terkait dengan dinamika kependudukan dan pembangunan nasional, biasanyapertanyaan yang pertama kali muncul adalah berapakah sebenarnya jumlah penduduk Indonesia khususnya saat ini?Jumlah penduduk suatu wilayah atau negara, termasuk Indonesia selalu mengalami perubahan dari waktu ke waktu disebabkan oleh pertumbuhan penduduk. Sebagai contoh menurut hasil sensus penduduk yang pertama kali diadakan di Indonesia yaitu pada tahun 1930 ketika kita masih berada di bawah penjajahan Belanda, jumlah penduduk nusantara adalah 60,7 juta jiwa. Setelah Indonesia merdeka, pemerintah Indonesia pada tahun 1961, juga mengadakan sensus penduduk pertama setelah Indonesia merdeka. Hasil sensus penduduk tahun 1961 sebagai sensus pendudukIlmu Pengetahuan Sosial 101 Ilmu Pengetahuan Sosial 101Indonesia termasuk negara dengan jumlah penduduk yang besar atau berpenduduknya yang begitu banyak. Indonesia juga terdiri atas ribuan pulau, beragam budaya, ratusan suku, ratusan bahasa daerah. Hal ini pula yang merupakan keunggulan Indonesia dilihat dari segi kependudukannya. Pada tahun 2013, Indonesia tidak memiliki kegiatan pemutakhiran updating data penduduk, karena biasanya sensus diadakan setiap 10 tahun sekali. Namun dengan menggunakan angka pertumbuhan penduduk di Indonesia, diperkirakan jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2013 sebesar 250 juta jiwa dengan pertumbuhan penduduk 1,49% per jumlah penduduk sebesar itu, tentu memerlukan perhatian yang besar dari pemerintah/negara atau lembaga terkait untuk memenuhi kebutuhan penduduknya, agar jumlah penduduk yang besar ini dapat berperan sebagai sumber daya pembangunan di tanah air. Jumlah penduduk di setiap wilayah/provinsi maupun pulau juga berbeda-beda dengan angka pertumbuhan yang berbeda mengetahui jumlah penduduk beserta pertumbuhannya di Indonesia, serta perbedaannya pada masing-masing pulau, amati tabel jumlah penduduk dari beberapa pulau besar di Indonesia beserta perkembangannya dari waktu ke waktu pada berikut! Tabel Jumlah penduduk di beberapa pulau besar dari tahun ke tahun diIndonesiaJumlah PendudukPulau Besar 1971Jawa dan Madura102 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1Jumlah PendudukPulau Besar 1971Bali dan NusatenggaraPapua dan MalukuTOTAL SE-INDONESIASuber BPS 2010Selanjutnya kerjakan lembar kerja pada kolom aktivitas berikut!Aktivitas Kelompok1. Bentuklah kelompok dengan anggota 3-4 orang! 2. Berdasarkan tabel bandingkan perubahan jumlah penduduk dari tahun 1971 sampai dengan tahun 2010 di Indonesia! 3. Apakah jumlah penduduk mengalami kenaikan atau penurunan? 4. Hitunglah jumlah kenaikan atau penurunan pada setiap periode! 5. Tuliskan hasil penghitungan kallian pada tabel di bawah ini!Tahun Jumlah PendudukJumlah kenaikan/Kenaikan/penurunanpersen 1971penurunan jiwa237 641 326 Pertambahan rata-rata jumlah pen-duduk tiap 10 tahunDari data di atas kamu dapat menyimpulkan bahwa dari tahun 1971 sampai tahun 1980 jumlah penduduk Indonesia mengalami kenaikan jumlah penduduk sebanyak jiwa 23,72%. Secara keseluruhan rata-rata kenaikan jumlah penduduk setiap 10 tahun sebesar hampir 20%.Ilmu Pengetahuan Sosial 103Perlu kamu ketahui bahwa menurut perkiraan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional pada tahun 2014 jumlah penduduk Indonesia akan menjadi 250 juta jiwa dengan pertumbuhan penduduk 1,49 persen per tahun. Salah satu sebab bertambahnya jumlah penduduk adalah tingginya tingkat penduduk yang besar di Indonesia menjadi permasalahan serius terutama di daerah perkotaan. Semakin besar jumlah penduduk, semakin banyak permasalahan yang dihadapi oleh suatu daerah. Sebagai contoh semakin bertambah jumlah penduduk tentu harus menambah berbagai sarana dan prasarana yang jumlah penduduk perlu dilakukan, supaya negara dapat membuat perencanaan pembangunan yang baik. Salah satu tahapan dalam pengendalian jumlah penduduk diawali dengan mengetahui jumlah dan pertumbuhan penduduk. Jumlah penduduk suatu negara dapat diketahui berdasarkan sensus penduduk cacah jiwa yang biasanya diadakan setiap 10 tahun sekali. Sensus penduduk cacah jiwa adalah kegiatan dalam rangka pengumpulan, pengolahan, penyajian dan penyebarluasan data kependudukan. Dari hasil sensus tersebut, diperoleh data jumlah penduduk Indonesia dari tahun ke tahun, atau dari dasawarsa tertentu ke dasawarsa tentang jumlah penduduk di suatu wilayah sangat diperlukan untuk merancang pembangunan. Bertambahnya jumlah penduduk berakibat pada semakin sempitnya kesempatan memperoleh pekerjaan. Keadaan tersebut dapat menimbulkan terjadinya kamu memahami materi di atas, untuk lebih memperdalam pemahaman kamu kerjakan kegiatan belajar berikut ini!Aktivitas Kelompok1. Bentuklah kelompok dengan anggota 3-4 orang! 2. Diskusikan bagaimana cara mengatasi permasalahan akibat jumlah penduduk yang besar? 3. Tuliskan hasilnya pada tabel di bawah ini!Cara Mengatasidst. 4. Presentasikan hasil pekerjaan kalian di depan kelas!104 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1Setelah melakukan diskusi, tentu kamu menemukan berbagai cara mengatasi permasalahan akibat jumlah penduduk yang besar. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menciptakan lapangan kerja yang luas. Siapa yang harus menciptakan lapangan kerja? Tentu saja pemerintah bersama-sama dengan masyarakat. Suatu ketika kamu harus mampu menciptakan lapangan kerja, sehingga dapat berpartisipasi memberantas pengangguran. Karena itu kamu harus latihan berwirausaha sejak telah mempelajari jumlah penduduk dan pertambahan penduduk. Jumlah penduduk di Indonesia dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan. Kamu dapat memperkirakan bagaimana jumlah penduduk Indonesia 10 tahun yang akan datang, bahkan 50, atau 100 tahun yang akan datang. Bagaimana caranya? Salah satu cara mudah untuk mengetahui jumlah penduduk pada masa yang akan datang adalah dengan melihat angka pertumbuhan penduduk dari waktu ke waktu. Dengan melihat pertumbuhan penduduk setiap periode, kamu dapat memperkirakan bagaimana jumlah penduduk pada waktu yang akan Pertumbuhan Penduduk Mengapa terjadi pertumbuhan penduduk? Pertumbuhan penduduk terjadi karena pertambahanatau pengurangan jumlah penduduk akibat adanya kelahiran natalitas, kematian mortalitas, dan perpindahan penduduk migrasi. Kelahiran dan kematian merupakan faktor pertumbuhan alami, sedangkan perpindahan penduduk merupakan faktor pertumbuhan non penduduk adalah perubahan menyangkut jumlah penduduk di suatu wilayah atau negara tertentu pada waktu tertentu dibandingkan dengan waktu sebelumnya, maupun kemungkinan-kemungkinannya untuk waktu-waktu Pertumbuhan penduduk alami Pertumbuhan penduduk yang diperoleh dari hasil selisih tingkat kelahiran dengan kematian dalam satu tahun disebut pertumbuhan penduduk alami. Pertumbuhannya dinyatakan dalamperseribu. Kejadian paling sederhana dapat kamu lakukan dengan melakukan pengamatan penduduk di kampungmu. Dalam satu tahun, berapa terjadi kelahiran, dan berapa terjadi kematian? Misalkan, pada saat ini jumlah penduduk di kampungmu 1000 orang, maka dengan menghitung selisih jumlah kelahiran dan kematian maka kamu akan menemukan angka pertumbuhan penduduk di jumlah bayi yang lahir 40, penduduk yang meninggal dunia 20. Maka dengan menggunakan rumus di bawah ini pertumbuhan penduduk di kampungmu adalah 40-20 perseribu, atau 20 perseribu atau 2%.Adapun perhitungannya dapat digunakan rumus P=L–MP = Pertumbuhan penduduk L = Lahir M = MatiIlmu Pengetahuan Sosial 105Kamu juga dapat menghitung pertumbuhan penduduk Indonesia dengan menerapkan rumus di atas. Contoh diketahui jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2013 adalah 241, 9 juta jiwa. Angka kelahiran yaitu 23 perseribu penduduk, sedangkan angka kematian 6 perseribu penduduk, Berapa angka pertumbuhan penduduk Indonesia? JawabDiketahui L = 23/1000 M = 6/1000RumusP=L–MJika dijadikan dalam persen maka akan menjadi 1,7%, atau terjadi pertambahan penduduk 17 orang setiap 1000 penduduk. Bisa juga diartikan dalam satu tahun terjadi peningkatan jumlah penduduk sebesar 1,7% x 241,9 juta jiwa = 4,112 juta Pertumbuhan penduduk non alamiPertumbuhan penduduk non alami diperoleh dari selisih imigrasi migrasi masuk dengan emigrasi migrasi keluar. Pertumbuhan penduduk non alami disebut juga dengan pertumbuhan penduduk karena migrasi. Perhitungannya dapat digunakan rumus sebagai berikutP=I–EP = Pertumbuhan pendudukI = ImigrasiE = Emigrasid. Pertumbuhan penduduk total Pertumbuhan total adalah pertumbuhan penduduk yang dihitung dari selisih jumlah kelahiran dengan kematian ditambah dengan selisih pertumbuhan non alami. Perhitungan penduduk total dapat digunakan rumus sebagai berikutP = L – M + I – EP = jumlah pertumbuhan penduduk dalam satu tahun L = jumlah kelahiran dalam satu tahun M= jumlah kematian dalam satu tahunI = ImigrasiE = Emigrasi106 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1Laju pertumbuhan penduduk total diMengenal TokohIndonesia tidak banyak Thomas Robert Malthus, lahir berbeda dengan lajudi Surrey, Inggris, 13 Februari pertumbuhan penduduk1766 – meninggal di Haileybury, alami, karena migrasiHertford, Inggris, 23 Desember baik imigrasi maupun1834. Seorang pakar demografi emigrasi jumlahnyakependudukan Inggris dan hanya sedikit sehinggaekonomi politik sangat terkenal pengaruhnya sangatkarena pandangannya tentang kecil dan dapatteori ekonomi dan kependudukan. diabaikan. PertumbuhanSalah satu dalil teori Malthus yang penduduk biasanyaterkenal adalah “bahwa jumlah penduduk cenderung meningkat secara geometris deret ukur, sedangkandinyatakan dengan kebutuhan hidup riil dapat meningkat secara arismatikangka persen % danderet hitung.”biasanya diperhitungkan untuk jangka waktuSumber tahun. Istilah lain yang sering disetarakan dengan pertumbuhan penduduk yaitu pertambahan penduduk. Hanya saja untuk pertambahan penduduk biasanya dinyatakan besarannya dengan angka tertentu sedangkan pertumbuhan penduduk dinyatakan dalam persen %.Kelahiran dan kematian merupakan faktor utama pertumbuhan penduduk yang dipengaruhi oleh kondisi kesehatan, kualitas lingkungan hidup, dan pendidikan. Kesehatan masyarakat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan kesadaran tentang kesehatan melalui proses pendidikan. Lingkungan yang kurang terawat, permukiman yang kumuh, limbah pabrik yang sudah di atas ambang batas wajar, selokan yang tidak terawat dan sebagainya dapat menyebabkan berbagai penyakit. Hal tersebut dapat berdampak pada angka kematian suatu daerah yang dapat menyebabkan pertumbuhan penduduk Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar karena pertumbuhannya menyebabkan jumlah penduduk Indonesia setiap tahun bertambah. Hal tersebut mendorong negara Indonesia terus giat meningkatkan kualitas penduduk. Pendidikan merupakan cara paling strategis untuk meningkatkan kualitas penduduk penduduk Indonesia tahun 2010 tercatat 237,6 juta jiwa dengan laju pertumbuhan 1,49 persen. Jika laju pertumbuhan penduduk tetap pada angka itu, pada 2045 jumlah penduduk Indonesia diperkirakan mencapai 450 juta jiwa. Pertumbuhan penduduk yang terjadi pada tahun tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ideal untuk Indonesia yakni sebesar 0,5 Pengetahuan Sosial 107Untuk memperdalam pemahamanmu tentang pertumbuhan penduduk, kerjakan aktivitas berikut ini!Aktivitas Kelompok1. Bentuklah kelompok dengan anggota 3-4 orang! 2. Lakukan wawancara dengan perangkat desa di tempat tinggalmu untuk menanyakan data tentang jumlah dan pertumbuhan penduduk di desamu! 3. Tuliskan hasil wawancaramu pada tabel berikut ini!Kelompok Desa yang diamatiPertumbuhan TahunKelahiranKematianMigrasi TotalPertambahan rata-rata tiap tahun 4. Presentasikan hasil wawancaramu di depan kelas!Pertumbuhan penduduk setiap 10 tahun di Indonesia adalah 10%. Bangsa Indonesia patut bersyukur, karena dikaruniai jumlah penduduk yang besar, dengan beraneka ragam suku, ras maupun agama. Jumlah penduduk yang terlalu besar dapat menyebabkan berbagai permasalahan terutama kesempatan kerja. Karena itu negara Indonesia wajib mengatur pertumbuhan penduduk agar tidak terjadi ledakan penduduk. Kamu dapatRenungkan!berpartisipasi menahan laju pertumbuhan penduduk dengan merencanakan perkawinan di usia ideal dan telah mampu memberikan nafkah Kelas VIII SMP/MTs Semester 12. Komposisi PendudukSetelah kamu memahami jumlah dan pertumbuhan penduduk, sekarang kamu akan mempelajari tentang komposisi penduduk. Perhatikan diagram berikut!Sumber BPS 2013 Gambar Diagram komposisi penduduk di Indonesia ditinjau dari beberapa gambar di atas, apakah kamu dapat mencermati kecenderungan trend dari setiap kategori dari komposisi penduduk mulai tahun 2009 sampai dengan 2012? Berilah tanda centang √ pada kolom kecenderungan dalam tabel berikut!Kecenderungan tren komposisiNaikTurun1. Jumlah penduduk laki-laki2. Jumlah penduduk perempuan Angka Partisipasi Sekolah APS3. umur 7-12 thAngka Partisipasi Sekolah APS4. umur 13-15 thAngka Partisipasi Sekolah APS5. umur 16-18 thAngka Partisipasi Sekolah APS6. umur 19-24 th7. Jumlah Buruh/Karyawan/Pegawai Jumlah Pekerja Bebas di bidang Per-8. tanianJumlah Pekerja Bebas di bidang Non-9. pertanianIlmu Pengetahuan Sosial 109Dari contoh uraian di atas, maka dapat diketahui bahwa komposisiWawasanpenduduk adalah pengelompokan atau susunan penduduk suatu negara atau suatu wilayah berdasarkan kriteria-Komposisi penduduk adalah penge- kriteria tertentu. Contoh komposisi lompokan penduduk berdasarkan usia/penduduk adalah pengelompokan umur, jenis kelamin, mata pencaharian, penduduk berdasarkan usia/umur, agama, bahasa, pendidikan, tempat ting- jenis kelamin, mata pencaharian,gal, jenis pekerjaan, dan lain-lain. agama, bahasa, pendidikan, tempattinggal, jenis pekerjaan, dan lain-lain. Komposisi penduduk diperlukan dalam suatu negara karena dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan ataupun penentuan kebijaksanaan dalam pelaksanaan pembangunan. Gambaran mengenai komposisi penduduk perlu dikaji atau dipelajari karena berbagai alasan, antara lain, karena setiap penduduk pasti memiliki usia dan jenis kelamin yang berbeda sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang berbeda pula. Pemerintah dapat merancang kegiatan atau perencanaan yang sesuai dengan kemampuan penduduk. Pemerintah juga dapat menata kebutuhan sarana dan prasarana kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang disesuaikan dengan kebutuhan penduduknya. Oleh karena itu, dengan mengetahui komposisi penduduk, dapat dibuat pertimbangan yang logis, matang, dan bermakna sehingga tidak menimbulkan adanya kesalahan bias dalam pengambilan keputusan ataupun penenentuan kebijaksanaan dalam pelaksanaan pembangunan. Berikut ini akan dijelaskan mengenai komposisi penduduk berdasarkan usia dan jenis Komposisi Penduduk Berdasarkan Usia Komposisi penduduk berdasarkan usia/umur dapat dibuat dalam bentuk usiatunggal, seperti 0, 1, 2, 3, 4, sampai 60 tahun atau lebih. Komposisi penduduk dapat juga dibuat berdasarkan intervalWawasanusia tertentu, seperti 0–5 usia balita, 6–12 usia SD, 13–15 usiaKomposisi penduduk berdasarkan SMP, 16–18 usia SMA, 19–24 usia adalah pengelompokan penduduk usia Perguruan Tinggi, 25–60 usia berdasarkan usia baik tunggal maupun dewasa, dan >60 usia lanjut. Selain berdasarkan interval usia tertentu. itu komposisi penduduk juga dapat Komposisi penduduk juga dapat dibuat dibuat berdasarkan usia produktif berdasarkan usia produktif dan usia non- dan usia nonproduktif, misalnya usia belum produktif, 15–64 usia produktif, dan usia >65 tidak produktif.Contoh penggunaan komposisi penduduk berdasarkan usia adalah dalam perencanaan program Wajib Belajar Wajar. Dengan mengamati dan menganalisis jumlah penduduk tiap-tiap kelompok usia maka dapat diketahui110 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1 110 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1Komposisi penduduk berdasarkan usia produktif dan nonproduktif dapat digunakan untuk menghitung angka ketergantungan dependency ratio. Angka ini sangat penting diketahui karena dapat memperkirakan beban tiap penduduk nonproduktif untuk menopang kebutuhan dalam komposisi penduduk lainnya adalah apabila jumlah penduduk dengan usia di bawah 15 tahun dan usia di atas 65 tahun jumlahnya lebih besar dibandingkan usia produktif 15-65 th. Hal tersebut dapat menyebabkan penduduk usia produktif menanggung hidup seluruh penduduk usia nonproduktif. Penduduk usia produktif akan terbebani oleh penduduk yang tidak berkualitas untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi mereka sendiri, keluarga, maupun besar angka ketergantungan, akan semakin besar beban penduduk dalam menopang kehidupan. Hal ini biasanya terjadi di negara berkembang dan terbelakang, dimana angka ketergantungan umumnya masih besar. Artinya jumlah penduduk usia non produktif jumlahnya masih besar, sehingga penduduk usia produktif harus menanggung kehidupan penduduk usia non produktif yang jumlahnya lebih banyak. Sebaliknya, jika semakin kecil angka ketergantungan, akan semakin kecil beban dalam menopang kehidupan penduduk usia ketergantungan dapat dicari dengan rumus berikut KeteranganAK = Angka Ketergantungan dependency ratioa = jumlah penduduk belum/tidak produktif 0-14 tahun dan >65 tahunb = jumlah penduduk produktif 15 – 64 tahun 100 = dihitung perseratus pendudukContoh perhitunganDiketahui jumlah penduduk Desa Sukamakmur yang berusia kurang dari 15 tahun sebanyak 5400 jiwa dan penduduk berusia 15 – 64 tahun sebanyak jiwa, sedangkan penduduk berusia di atas 65 tahun sebanyak 850 jiwa. Hitunglah angka beban ketergantungannya!Ilmu Pengetahuan Sosial 111JawabDiketahui a = = jiwa, b = jiwaAK = 54,49 artinya setiap 100 penduduk usia produktif menanggung 54,49 dibulatkan55 jiwa yang tidak perhatikan diagram angka ketergantungan penduduk Indonesia tahun 2004 – 2012 pada gambar berikut!Sumber World Bank report published in 2011 Gambar Diagram Angka Ketergantungan Penduduk Indonesia tahun 2004-2012Setelah kamu mempelajari angka ketergantungan, selanjutnya kamu perlu mempelajari bonus demografis yang dimiliki bangsa Indonesia. Apakah yang dimaksud dengan bonus demografis? Bonus demografis adalah keadaan di manakomposisi penduduk kita sangat menguntungkan dari sisi pembangunan karena jumlah penduduk usia kerja atau usia produktif cukup besar, sedang penduduk usia muda semakin sedikit dan penduduk usia lanjut belum banyak. Bonus demografis yang dianugerahkan kepada bangsa Indonesia, khususnya pada periode 2010-2035 adalah berupa penduduk usia produktif yang jumlahnya cukup besar. Penduduk usia produktif jumlahnya mencapai sekitar 70% atau mencapai 160-180 juta jiwa pada 2020, sedang yang 30% nya adalah penduduk yang tidak produktif usia kurang dari15 tahun dan usia lebih dari 65 tahun. Kecenderungan bonus demografis dapat kamu lihat pada gambar Kelas VIII SMP/MTs Semester 1Working age ratio RHS 15 to 64 LHS o p Children 0 to 1465 and over LHS2045 2050 Sumber Grafik Bonus demografis Indonesia dari waktu ke waktuDari gambar kamu dapat melihat bagaimana kondisi bonus demografis Indonesia. Kamu perhatikan rentang tahun 2010-2020. Pada gambar tersebut kelompok umur di atas 65 tahun Elderly berjumlah di bawah 10%, kelompok anak-anak umur 0-14 tahun di bawah 30 %. Dengan demikian maka kelompok tidak produktif sekitar 40%, berarti kelompok produktif sekitar 60%. Atau secara sederhana setiap 100 penduduk, terdapat 60 orang yang mencari kelompok usia produktif ini memiliki kompetensi yang memadai sesuai dengan yang dibutuhkan, maka akan menjadi potensi sumber daya manusia yang sangat berarti bagi pembangunan bangsa dan negara. Tetapi apabila kelompok ini tidak/kurang memiliki kompetensi yang diperlukan untuk pembangunan, maka kelompok ini justru akan menjadi beban yang luar biasa berat bagi masyarakat, bangsa, dan Indonesia harus mampu menyiapkan generasi muda yang berkualitas tinggi melalui pendidikan, pelatihan, kesehatan, penyediaan lapangan kerja, dan investasi. Pengelolaan bonus demografis yang tidak tepat dapat menyebabkan masalah-masalah lain. Sebagai contoh apabila kekurangan lapangan kerja maka akan terjadi permasalahan, yaitu pengangguran yang akan menjadi beban bangsa Indonesia sudah mampu memanfaatkan bonus demografis sebagai modal pembangunan menuju Indonesia adil, makmur, dan sejahtera? Tentu sajabangsa Indonesia akan selalu berusaha memanfaatkan bonus demografis secara optimal. Kamu juga dapat berperan dalam hal tersebut misalnya dengan belajar giat sehingga ketika dewasa kamu menjadi warga negara yang terampil. Salah satu caramemanfaatkan bonus demografis adalah mengelola usia produktif dengan Komposisi Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin Untuk memahami komposisi pen-duduk berdasarkan jenis kelamin,Wawasankamu amati Gambar diagram komposisi penduduk ditinjau dariKomposisi penduduk berdasarkan beberapa kategori. Komposisi pen- umur dan jenis kelamin dapat dituangkanduduk berdasarkan jenis kelamin dalam bentuk diagram yang dikenal juga penting untuk diketahui, karena dengan piramida Pengetahuan Sosial 113 Ilmu Pengetahuan Sosial 113Pada zaman dahulu, kaum laki-laki lebih dominan untuk berusaha bekerja dan mempertahankan diri. Pada saat itu, teknologi masih sangat sederhana sehingga hanya penduduk yang memiliki tenaga dan kemampuan fisik yang kuat yang dapat bertahan hidup. Akan tetapi, setelah teknologi berkembang dengan cepat dan modern, sesuai pula dengan prinsip emansipasi wanita, ternyata hampir semua jenis pekerjaan yang biasa dikerjakan oleh kaum laki-laki juga dapat dikerjakan oleh kaum kamu memahami komposisi penduduk berdasarkan jenis kelamin, kerjakan aktivitas di bawah ini!Aktivitas Kelompok1. Bentuklah kelompok dengan anggota 3-4 orang!2. Lakukan wawancara dengan perangkat desa di tempat tinggalmu untuk menanyakan data tentang komposisi penduduk di desamu!3. Tuliskan hasil wawancaramu pada tabel berikut ini! KelompokDesa yang diamatiJumlah penduduk Usia di bawah 15Usia di atas Tahun ..............Usia 15-65 tahun65 tahun Laki-lakitahunPerempuan Simpulan .............................................................................................................4. Presentasikan hasil wawancaramu di depan kelas!c. Piramida PendudukBayangkan seandainya dijadikan ketua kelas. Suatu ketika kamu dicalonkan menjadi bupati di tempat tinggalmu. Dalam kegiatan kampanye, masyarakat mengundangmu ceramah tentang rencana program pembangunan pendidikan di daerahmu. Masyarakat minta kamu menyampaikan rencana penambahan pembangunan SD, SMP, SMA, dan SMK di daerahmu. Apa dasar pertimbangan yang kamu lakukan114 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1 114 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1Tentu saja kamu akan mempertimbangkan hal-hal penting lainnya, terutama kaitannya dengan pertumbuhan dan komposisi penduduk. Sekolah adalah lembaga pendidikan yang digunakan secara terus-menerus. Karena itu kamu harus mengetahui bagaimana kondisi masyarakat 5 atau 10 tahun yang akan datang. Gedung SMP yang dibangun saat ini akan digunakan oleh anak-anak yang sekarang duduk di SD. Karena itu kamu harus mengetahui berapa jumlah anak usia sekolah dasar. Apabila ingin membangun SMA dan SMK, kamu juga harus memikirkan jumlah siswa sekarang yang duduk di sekolah tingkat bawah. Bahkan kamu juga perlu memikirkan bagaimana perbandingan anak laki-laki dan perempuan. Mengapa demikian? Setiap anak tentu minatnya berbeda. Apabila kamu hanya membangun SMK jurusan mesin dan bangunan, pasti tidak semua anak perempuan bersedia sekolah di SMK Teknik Mesin dan Bangunan. Sehingga kamu juga harus memikirkan pendirian sekolah yang menjadi minat berbagai jenis kamu memperoleh data sebagai pertimbangan membuat keputusan di atas? Salah satunya adalah melalui piramida penduduk di daerahmu. Tahukah kamu apa yang dimaksud piramida penduduk? Piramida penduduk adalah dua buah diagram batang pada satu sisi menunjukkan jumlah penduduk laki-laki dan pada sisi lainnya menunjukkan jumlah penduduk perempuan dalam kelompok interval usia lima tahunan. Penduduk laki-laki biasanya digambarkan di sebelah kiri, sedangkan penduduk wanita di sebelah kanan. Kamu dapat melihat contoh piramida penduduk pada gambar dan piramida penduduk tersebut, akan memudahkan kamu untuk menentukan perkembangan jumlah lembaga pendidikan di daerahmu. Mengapa demikian? Dengan mengetahui persentase jumlah anak-anak usia sekolah, membantumu menentukan jumlah kebutuhan sekolah yang akan datang. Selain didasarkan pada usia sekolah, tentu saja kamu juga memiliki pertimbangan yang lain seperti sarana dan prasarana transportasi, tenaga pendidikan, dan sebagainya dalam merencanakan pembangunan sekolah. Dengan perencanaan yang baik, pasti pembangunan pendidikan di daerahmu juga akan mencermati kasus di atas, kamu tentu memahami bagaimana pentingnya piramida penduduk di suatu negara. Piramida penduduk memiliki manfaat seperti; mengetahui perbandingan jumlah penduduk pria dan wanita, mengetahui pertumbuhan penduduk di suatu negara, mengetahui jumlah penduduk usia sekolah, dan mengetahui golongan penduduk produktif dan tidak produktif. Dengan demikian, piramida penduduk menjadi data penting untuk menjadi salah satu dasar pembuatan keputusan penting di suatu Pengetahuan Sosial 115Data tentang komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin dapat digambarkan dalam suatu grafik pada saat tertentu yang disebut piramida penduduk. Komposisi penduduk berdasarkan umur dapat dibedakan menjadi kelompok- kelompok, misalnya- Penduduk usia mudaumur 0 – 20 tahun- Penduduk usia dewasaumur 21 – 55 tahun- Penduduk usia tuaumur > 55 tahunDengan membaca piramida penduduk suatu negara, kamu dapat memperoleh banyak data dan informasi tentang kondisi penduduk tersebut. Misalnya berapa persen jumlah penduduk yang tidak produktif, berapa persen jumlah perempuan, dan sebagainya. Piramida penduduk dibedakan menjadi tiga macam, yaitu1 Piramida Penduduk Muda Perhatikan kembali Gambar piramida tersebut meng- gambarkan piramida penduduk muda. Mengapa demikian? Piramida ini menggambarkan kondisi pendudukyang sedang tumbuh dengan ditandai oleh tingkat kelahiran yang tinggi sehingga penduduk usia muda lebihbesar daripada penduduk usia tua. Pada piramida penduduk tersebut, sebagian besar jumlah penduduk adadi usia di bawah 20 tahun. Piramida penduduk muda juga disebut pira-mida kerucut karena bentuknya menyerupai kerucut, di bawahnyaSumber lebar dibandingkan bagianGambar Diagram piramida penduduk mudapuncaknya. Piramida penduduk muda menunjukkan angka ketergantungan yang tinggi. Penduduk usia produktif banyak menanggung beban usia muda dan tua. Suatu negara yang memiliki piramida penduduk muda, diperlukan motivasi kerja yang tinggi bagi penduduk usia produktif agar dapat menghidupi penduduk usia nonproduktif usia muda dan tua. Apa yang harus dilakukan penduduk usia produktif? Penduduk usia produktif harus dapat melakukan kegiatan ekonomi dengan baik seperti bertani, berdagang, maupun aktivitas yang lain. Dengan demikian pendapatan akan meningkat sehingga dapat menghidupi penduduk usia nonproduktif. Oleh karena itu mulai sekarang kalian harus rajin belajar agar kelak menjadi orang yang berpendidikan tinggi sehingga dapat bekerja dengan baik disertai dengan penghasilan yang tinggi pulaProporsi yang besar dari usia muda ini merupakan penghambat bagi pembangunan ekonomi, karena penduduk golongan usia muda cenderung menurunkan tingkat penghasilan per kapita dan mereka merupakan konsumen dan bukan sebagai produsen dalam Kelas VIII SMP/MTs Semester 12 Piramida Penduduk DewasaPiramida penduduk dewasa menggambarkan komposisi penduduk usia muda seimbang dengan komposisi penduduk usia tua dimana jumlah penduduknya dalam keadaan tetap atau seimbang. Oleh karena itu bentuk piramida ini disebut juga piramida penduduk tetap stasioner, ada juga yang menyebut istilah piramida granat karena bentuknya menyerupai negara yang memiliki komposisi penduduk seperti piramida penduduk dewasa angka ketergantungannya rendah karena usia produktif lebih banyak. Negara yang memiliki piramida seperti ini tetap harus bekerja keras, agar pendapatan meningkat sehingga tingkat kemakmuran semakin Perempuan85 ke atas 80-84 75-79 70-74 65-69 60-64 55-59 50-54 45-49 40-44 35-39 30-34 25-29 20-24 15-19 11-145-9 0-46% Sumber Diagram piramida penduduk dewasa3 Piramida Penduduk Tua constructiveUmurPiramida penduduk tua menggambarkan 75+70-74komposisi penduduk usia tua lebih besar65-69daripada penduduk usia muda atau dewasa. 60-64 Piramida penduduk ini digambarkan seperti 55-5950-54batu nisan sehingga piramida ini disebut 45-49 piramida batu nisan. 40-44Suatu negara yang memiliki komposisi 35-3930-34penduduk piramida penduduk tua, 25-29 kondisinya hampir sama dengan negara 20-24 yang memiliki piramida penduduk muda. 15-1911-14Keduanya sama-sama menggambarkan 5-9 usia nonproduktif lebih banyak dari- 0-4pada usia produktif. Akibatnya angka Sumber ketergantungannya Diagram piramida penduduk tuaIlmu Pengetahuan Sosial 117WawasanPiramida penduduk adalah dua buah diagram batang pada satu sisi menunjukkan jumlah penduduk laki-laki dan pada sisi lainnya menunjukkan jumlah penduduk perempuan dalam kelompok interval usia lima tahunan. Penduduk laki-laki biasanya digambarkan di sebelah kiri, sedangkan penduduk wanita di sebelah penduduk dibedakan menjadi 3 macam yaitu1. Piramida penduduk muda,2. Piramida penduduk dewasa, dan3. Piramida penduduk telah mengkaji piramida penduduk sebagai data penting untuk mengetahui dinamika kependudukan di Indonesia. Terjadinya piramida penduduk tersebut tentu disebabkan oleh berbagai faktor seperti yang telah kamu kaji pada bagian pertumbuhan penduduk. Untuk lebih memahami tentang piramida penduduk, kamu kerjakan aktivitas berikut ini!Aktivitas Kelompok1. Pada aktivitas sebelumnya kamu telah melakukan wawancara dengan perangkat desa di tempat tinggalmu untuk menanyakan data tentang komposisi penduduk di Berdasarkan data pada aktivitas sebelumnya, buatlah piramida penduduk di desamu!3. Simpulkan piramida penduduk di desamu termasuk dalam piramida muda, piramida dewasa, atau piramida tua?4. Pajanglah gambarmu di majalah dinding kelas!Kalian harus bersyukur sekaligus bangga Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk yang besar, disertai dengan bonus demografis yangdapat dimanfaatkan mencapai negara yang adil dan makmur. Namun, sampai saat ini masih banyak persoalan-persoalan terkait dengan dengan dinamika kependudukan di Indonesia seperti pertumbuhan penduduk yang tinggi serta jumlah penduduk yang memusat di Pulau Jawa. Sebagai calon pemimpinRenungkan! di negeri ini, tentu pada saatnya kamu punya tanggung jawab bagaimanamengatasi persoalan-persoalan berkaitan dengan pertumbuhan penduduk di Kelas VIII SMP/MTs Semester 13. Persebaran Penduduk dan MigrasiPersebaran penduduk dan migrasi ibarat dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Membicarakan masalah migrasi pasti membicarakan masalah persebaran penduduk, demikian pula sebaliknya. Bagaimana persebaran penduduk dan migrasi akan kamu pelajari melalui uraian berikut ini!a. Persebaran Penduduk Indonesia Perhatikan persebaran penduduk Indonesia pada gambar Gambar Peta persebaran penduduk IndonesiaKamu dapat menemukan pulau mana saja di Indonesia yang penduduknya sudah sangat padat. Warna pada peta menggambarkan tingkat kepadatan penduduk di suatu daerah. Beberapa daerah di Indonesia penduduknya masih sangat sedikit, atau masih kekurangan jumlah penduduk under population. Contohnya di Papua, kepadatan penduduk rata-rata hanya 4 jiwa per kilometer persegi. Sementara pulau Jawa kepadatan penduduknya mencapai 945 jiwa per kilometer persegi. Pulau Jawa danMadura dengan luas 132 ribu km 2 berpenduduk 137 juta jiwa pada tahun 2010. Pulau-pulau lain di Indonesia, dengan luas berkali lipat dari pulau Jawa jika seluruh penduduknya dijumlahkan tidak dapat mencapai jumlah penduduk yang tinggal di Pulau Gambar Lahan pertanian di Jawa semakin sempit karena terdesak untuk lahantempat tinggalIlmu Pengetahuan Sosial 119Bagaimana dampak penduduk yang tidak merata tersebut? Kondisi persebaran penduduk yang tidak merata merupakan sebuah permasalahan tersendiri bagi pelaksanaan pembangunan, karena di daerah dengan penduduk yang padat berarti tersedia cukup banyak tenaga kerja. Namun pada daerah lain seperti di Kalimantan dan Papua, terjadi kekurangan tenaga kerja sebagai sumber daya manusia untuk melaksanakan pembangunan. Bagaimana mengatasi masalah tersebut? Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut tentu dengan mendatangkan tenaga terampil dari daerah-daerah peta di gambar kamu memperoleh informasi penduduk terpadat di Indonesia adalah Pulau Jawa. Mengapa demikian? Hal ini tidak lepas dari sejarah kehidupan masyarakat Indonesia. Pulau Jawa adalah daerah yang sangat subur dan telah lama berkembang pertanian tradisional. Pada masa lalu, masyarakat masih mengembangkan pola ekonomi tradisional berupa pertanian. Lokasi Pulau Jawa yang sebagian besar wilayahnya mudah terjangkau menjadi salah satu penyebab persebaran penduduk di Pulau Jawa terus terjadi. Selain itu, Pulau Jawa juga merupakan pusat perkembangan politik pada masa pengaruh Hindu, Buddha, Islam, dan masa penjajahan. Tidak mengherankan apabila sarana dan prasarana di Pulau Jawa cukup kemajuan ilmu dan teknologi, pusat kegiatan ekonomi masyarakat sekarang tersebar ke seluruh nusantara. Bahkan Pulau Jawa yang penduduknya sudah sangat padat mulai mengalami kekurangan lahan untuk mengembangkan pertanian. Pertanian dan pertambangan saat ini telah berkembang di berbagai daerah penduduk di Pulau Jawa saja tentu sangat merugikan proses pembangunan nasional, karena itu perlu dilakukan upaya pemerataan penduduk yang seimbang, sehingga seluruh potensi bangsa Indonesia dapat dikembangkan optimal. Salah satu cara untuk memeratakan jumlah penduduk di Indonesia adalah dengan melalui perpindahan penduduk dari daerah yang padat ke daerah yang jarang penduduknya. Perpindahan penduduk tersebut tentu dapat dilakukan dengan keinginan sendiri maupun diprogramkan oleh penduduk Indonesia yang tidak merata dapat membahayakan ketahanan nasional Indonesia. Penduduk yang tidak merata merupakan sebuah permasalahan tersendiri bagi pelaksanaan pembangunan, karena di daerah dengan penduduk yang padat berarti tersedia cukup banyak tenaga kerja. Namun di daerah lain terjadi kekurangan tenaga kerja sebagai sumber daya manusia untuk melaksanakan pembangunan. Kamu dapat membantu menyelesaikan masalah tersebut dengan belajar giat sehingga menjadiRenungkan!sumber daya manusia unggul. Kamu juga harus rela bekerja di seluruh pelosok Indonesia, agar pembangunan dapat Kelas VIII SMP/MTs Semester 1 120 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1melakukan kegiatan perpindahan penduduk. Perpindahan penduduk dari satu tempat ke tempat lain baik untuk menetap maupun sementara, perseorangan maupun kelompok disebut migrasi. Mengapa orang melakukan kegiatan migrasi?1 Penyebab Migrasi Penyebab penduduk melakukan kegiatan migrasi ada beberapa alasan sepertia Bencana alam Kamu tentu sadar bahwa masyarakat Indonesia tinggal di daerah rawan bencana,terutama gempa bumi dan gunung meletus. Hanya Pulau Kalimantan yang tidak memiliki ancaman gempa bumi dan gunung meletus. Karena bencana alam tersebut, sering memaksa penduduk melakukan migrasi. Sebagai contoh pada saat Gunung Merapi meletus tahun 2010 seperti tampak pada Gambar sebagian warga terpaksa harus berpindah tempat tinggal ke daerah lain karena tempat tinggalnya masuk dalam kawasan - Gambar bencana alam karena letusan Gunung Merapi di Yogyakarta menyebabkan penduduk melakukan migrasib Lahan semakin sempitSumber Gambar Lahan pertanian di Jawa semakin sempit karena terde- sak untuk lahan tempat tinggalIlmu Pengetahuan Sosial 121Masyarakat petani pedesaan yang lahan pertaniannya semakin sempit seperti pada gambar sementara anggota keluarganya banyak, kadang menghadapi masalah ekonomi yang sulit diselesaikan. Untuk mengatasinya, kemudian mereka melakukan perpindahan ke daerah lain untuk mencari pekerjaan baru atau mencari daerah yang lahan pertaniannya masih Situasi Pertentangan Pertentangan menyebabkan penduduk melakukan migrasi ke tempat lain karenamerasa tidak nyaman di tempat tersebut. Situasi pertentangan ini biasanya tidak saling menghargai dan mau benar sendiri tidak mau mendengarkan pendapat orang lain. Pertentangan yang melibatkan banyak orang dan menyebabkan situasi tidak aman mendorong orang melakukan migrasi ke tempat yang aman. Tentu kamu tidak ingin saling bertentangan bukan? Pertentangan hanya akan mendatangkan masalah baru, oleh karena kita harus selalu terus saling menghormati dengan orang Kondisi alam Kondisi alam yang tandus kadangmendorong penduduk untuk mencari daerah lain yang lebih menguntungkan. Misalnya penduduk di Kabupaten Gunung Kidul Yogyakarta, sebagian daerahnya adalah berasal tersusuan atas batu gamping limestone yang kurang subur untuk pertanian. Hal inilah yang menjadi salah satu pendorong penduduk melakukan migrasi ke daerah lain seperti Yogyakarta, Jakarta, dan daerah lain di luar Pulau kamu ketahui, berkat ketekunan Sumber Kondisi lahan pertanian yang tandusdan kegigihan di tempat barunya, di Gunungkidul Yogyakarta merupakan salah satu mereka banyak yang sukses denganpendorong migrasikeadaan kehidupan yang lebih baik dari di tempat diartikan sebagai perpindahan penduduk dari satu tempat ke tempat lain baik untuk menetap maupun sementara, perseorangan maupun kelompok disebut dapat disebabkan oleh berbagai alasan seperti1. Bencana Lahan yang semakin Situasi konflik/ Kondisi Kelas VIII SMP/MTs Semester 12 Macam-macam migrasi Kamu telah menemukan beberapa faktor penyebab terjadinya migrasi mana saja penduduk melakukan migrasi? Ada penduduk yang melakukan perpindahan masih dalam satu provinsi, ada yang melakukan ke luar pulau, bahkan ada penduduk yang melakukan perpindahan ke luar negeri. Ditinjau dari daerah yang dituju, migrasi dibedakan menjadi dua yakni migrasi internasional dan migrasi Internasional merupakan perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara nasional merupakan perpindahan penduduk dari satu daerah ke daerah lain dalam satu wilayah negara atau disebut juga migrasi internal. Migrasi nasional terdiri atas dua bentuk yaitu transmigrasi dan urbanisasi. Pada uraian berikutnya kamu akan mempelajari bagaimana terjadinya transmigrasi dan internasional dibedakan menjadi empat, yaitu • Imigrasi Perpindahan penduduk yang masuk ke dalam suatu negara dengantujuan untuk menetap di negara yang Emigrasi Perpindahan penduduk yang meninggalkan suatu negara ke negara lain dengan tujuan untuk menetap. • Remigrasi Pepindahan penduduk dari suatu negara ke negara tempat asalnya, Istilah lainnya disebut Transmigrasi Beberapa pulau besar di Indonesia seperti di Sumatra, Kalimantan, dan Papuadapat ditemukan beberapa daerah yang merupakan lokasi transmigrasi. Sebagai contoh apabila kamu tinggal di Kabupaten Lampung Selatan, kamu akan menemukan daerah yang memiliki bahasa berbeda-beda. Apabila kamu tinggal di dekat Kecamatan Tanjungsari dan Merbau Mataram, kamu menemukan masyarakat yang sebagian besar menggunakan Bahasa Jawa. Mengapa hal tersebut dapat terjadi? Hal tersebut tidak lepas dari pengaruh terjadinya transmigrasi pada masa lalu. Di Kecamatan Tanjungsari dan Merbau Mataram, sebagian besar transmigran berasal dari DIY dan Jawa Tengah, sehingga sebagian besar mereka masih menggunakan Bahasa Pengetahuan Sosial 123Sumber Gambar Transmigran di Lampung Selatan tahun 1950-anApakah yang dimaksud dengan transmigrasi? Perpindahan penduduk dari suatu daerah atau pulau yang berpenduduk padat ke daerah atau pulau yang berpenduduk jarang dalam rangka untuk kepentingan pembangunan nasional disebut transmigrasi. Transmigrasi dapat berupa perpindahan penduduk dalam satu daerah, tetapi juga dapat dilakukan antar provinsi atau antar pulau. Transmigrasi dalam satu daerah misalnya penduduk di Garut Utara, Jawa Barat dipindahkan ke Garut Selatan yang penduduknya masih sangat jarang. Pada saat ini transmigrasi dalam satu daerah sangat jarang ditemukan di Pulau Jawa, karena hampir semua lokasi di Pulau Jawa sudah padat dapat dilakukan atas kehendak sendiri maupun mengikuti program pemerintah. Mengapa penduduk melakukan transmigrasi? Berdasarkan latar belakang transmigrasi di atas, tentu kamu dapat menemukan tujuan pelaksanaan program transmigrasi di Indonesia. Salah satu tujuan pelaksanaan transmigrasi adalah pemerataan penduduk. Agar penduduk tidak memusat di suatu lokasi, maka mereka disebar ke berbagai daerah dan pulau. Transmigrasi juga secara tidak langsung turut membentuk persebaran sumber daya manusia, alam, budaya baru di lokasi memahami latar belakang transmigrasi dan daerah tujuan transmigran, kerjakan aktivitas kelompok berikut!Aktivitas Kelompok1. Bentuklah kelompok dengan anggota 4-5 orang!2. Diskusikan faktor penyebab penduduk melakukan transmigrasi!3. Daerah seperti apa yang umumnya mereka tuju?4. Tuliskan hasil diskusimu pada tabel berikut ini!124 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1Tujuan Daerah Persebaran pendudukPenyebab TransmigrasiPenjelasantidak merataAlasan ekonomiBencana Presentasikan hasil diskusi di depan kelas!Tujuan lain transmigrasi adalah meningkatkan taraf hidup masyarakat. Lahan yang sempit di Pulau Jawa ketika diolah mungkin hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan melakukan transmigrasi, suatu keluarga akan memperoleh lahan luas di Pulau Sumatra. Ketersediaan lahan yang luas membuat seluruh anggota keluarga dapat bekerja dengan baik, sehingga hasilnya melimpah. Masalah pengangguran juga terselesaikan berkat dengan program transmigrasi. Transmigrasi juga bertujuan untuk menanggulangi bencana alam. Sebagai contoh, penduduk di sekitar daerah rawan bencana seperti Gunung Merapi dan Gunung Sinabung dipindahkan ke daerah lain yang tidak warga negara, sepatutnya kamu mendukung program transmigrasi dengan baik. Dengan pemerataan penduduk yang baik, maka bangsa Indonesia semakin kuat. Persatuan dan kesatuan bangsa selalu terjaga. Karena itu masyarakat harus selalu menjaga kebersamaan dengan mengembangkan sikap toleransi. Terjadinya transmigrasi pasti akan mempertemukan kebudayaan-kebudayaan yang berbeda. Setiap masyarakat harus saling menjaga untuk saling memahami kebudayaan lain, sehingga tercipta keselarasan sosial yang Pengetahuan Sosial 125WawasanBentuk-bentuk transmigrasi di Indonesiaa Transmigrasi Keluarga perpindahan penduduk yang disebabkan oleh keluarga/ kerabat para transmigran lama yang sudah menetap di daerah Transmigrasi Khusus perpindahan penduduk dari daerah padat ke daerah jarang dengan tujuan yang khusus. Misalnya transmigrasi para pejuang atau para veteran perang di daerah perbatasan. contoh lain transmigrasi dalam upaya penanggulangan bencana Transmigrasi Umum perpindahan penduduk yang dibiayai dan difasilitasi oleh pemerintah sejak dari daerah asal sampai ke daerah tujuan transmigrasi dengan diberikan tanah seluas dua hektar, penyediaan peralatan pertanian, rumah, dan Transmigrasi Lokal perpindahan penduduk dari satu daerah ke daerah lain masih dalam satu provinsi disebut transmigrasi lokal. Contoh transmigrasi antarkabupaten di provinsi Transmigrasi Spontan perpindahan penduduk atas biaya dan kehendak sendiri disebut transmigrasi Bedol Desa perpindahan penduduk dari satu desa dengan segenap aparatnya dan organ-organ di dalamnya disebut transmigrasi bedol desa. Transmigrasi ini dilakukan dengan memanfaatkan daerah asal transmigran untuk tujuan yang lebih besar. Misalnya pembangunan Waduk Gajah Transmigrasi Swakarsa perpindahan penduduk yang seluruh biaya ditanggung oleh transmigran atau pihak lain diluar Transmigrasi Sektoral perpindahan penduduk oleh para petani teladan atasbiaya Departemen Dalam Negeri, Departemen Transmigrasi, dan Transmigrasi Padat Karya perpindahan penduduk pada suatu daerah yang padat penduduknya untuk dipekerjakan pada proyek-proyek pembangunan daerah tujuan Evakuasi perpindahan penduduk dari daerah ke daerah lain baik perorangan maupun kelompok karena adanya bencana alam atau peperangan. k Forentisme perpindahan penduduk yang sifatnya sementara, karena suatu tugas pekerjaan. Contohnya penduduk daerah pinggiran yang bekerja di kota dengan cara dilaju pulang-pergi.l Tourisme perpindahan penduduk untuk sementara waktu dengan tujuan untuk Kelas VIII SMP/MTs Semester 1 126 Kelas VIII SMP/MTs Semester 1Untuk memperdalam pemahamanmu tentang transmigrasi, kamu lakukan aktivitas berikut ini!

kualitas penduduk dan pergerakan nasional